
Telanjang Kaki, Gus Samsudin Datang Ke Polda Jatim Untuk Jalani Pemeriksaan

VOICEINDONESIA.CO,Surabaya - Tanpa mengenakan alas kaki atau telanjang kaki, Gus Samsudin datang ke Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan oleh Subdit Ditrekrimsus atas aduan masyarakat yang dilakukan pesulap merah terkait pencemaran nama baik, Jumat (12/8/2022).
Di Polda Jatim, Gus Samsudin membawa dua alat bukti berupa video pencemaran nama baik yang dilakukan Marcel Radhival (Pesulap Merah).
"Di video yang menjadi alat bukti tersebut berisi pencemaran nama baik, serta tindakan terlapor yang datang ke tempat Gus Samsudin secara tidak beradab hingga menyebabkan kerugian," kaya kuasa hukum Gus Samsudin, Supriarno.
Kuasa hukum menyebut, jika pesulap merah akan disangkakan Pasal 27 Ayat 3 Undang-undang ITE terkait pencemaran nama baik.
Selain didampingi kuasa hukum, ke Polda Jatim, Gus Samsudin juga didampingi istri.
Sementara itu, terkait adanya penutupan Padepokan Nur Dzat Sejati oleh Pemkab Blitar, Gus Samsudin membantahnya dan memastikan jika surat tersebut hanya berisi penghentian sementara aktivitas padepokan.
Soal telanjang kaki saat datang ke Polda Jatim, Gus Samsudin beralasan belajar kabumian atau dekat dengan bumi dan semesta. karena dinilai sifat bumi selalu sabar, meski diinjak-injak makhluk.(joe)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



