
TNI AL Gagalkan Upaya Pengiriman Sarang Burung Walet Ilegal di Bandara Internasional Juanda

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya - Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) TNI AL bersama Stakeholder Bandara Internasional Juanda berhasil menggagalkan upaya pengiriman Sarang Burung Walet secara illegal.
Sarang Burung Walet tersebut memiliki berat 21,61 kg dengan nilai ekonomis diperkirakan sekitar Rp 216.000.000,- (Dua Ratus Enam Belas Juta Rupiah) melalui bagasi penumpang di T2 Bandara Internasional Juanda, Surabaya pada Rabu (23/04).
Penggagalan ini berawal dari informasi yang diterima dilanjutkan dengan analisa bagasi penumpang keberangkatan melalui PRM dengan tujuan Singapura via Pesawat udara Singapore Airlines (SQ-292).
Berdasarkan informasi tersebut, Satgaspam TNI AL Bandara Internasional Juanda bersama Personel Airport Security Screening, Bea Cukai Juanda dan perwakilan maskapai melaksanakan pengawasan secara ketat terhadap bagasi barang penumpang.
Hasil analisa dan pemeriksaan fisik ditemukan dua koper bagasi berisi 26 box paket sarang burung walet dengan berat bruto 21,61 Kg tanpa dilengkapi dokumen resmi yang selanjutnya diamankan di kantor Denpom Lanudal Juanda.
Tindakan pengiriman sarang burung walet ini melanggar peraturan perdagangan No. 51/M-DAG/PER/7/2012 Tentang Ketentuan Ekspor Sarang Burung Walet.
Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Gugus Wahyu S.U yang diwakili oleh Dansatgaspam Bandara Internasional Juanda Letkol Laut (P) Rai Terianom, menjelaskan keberhasilan Penggagalan Sarang Burung Walet ini merupakan wujud soliditas antar stakeholder Bandara Internasional Juanda.
"Lanudal Juanda sebagai Leading Sector dan Coordinator seluruh pengamanan khususnya wilayah Bandara Internasional Juanda yang merupakan Bandara Enclave Civil bersama stakeholder, berkewajiban dalam penegakan hukum, ketertiban dan keamanan di Bandara serta berkomitmen untuk bersama-sama memberantas tindakan melanggar hukum," ujarnya,
Keberhasilan dalam menggagalkan upaya pengiriman Sarang Burung Walet ke Singapura ini selaras dengan kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kepada seluruh jajaran TNI AL agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan dalam merespon cepat segala informasi terutama segala bentuk tindakan ilegal yang terjadi baik di darat maupun di laut, serta bersinergi dengan instansi terkait guna menyelesaikan permasalahan yang tengah dihadapi.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



