VOICE Indonesia
Nasional

TNI dan Brimob Turunkan Anjing Pelacak di PLBN Entikong

Afifah - VOICEIndonesia.co
TNI dan Brimob Turunkan Anjing Pelacak di PLBN Entikong
TNI dan Brimob Turunkan Anjing Pelacak di PLBN Entikong

VOICEIndonesia.co, Entikong - Satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) Yonarmed 16/TK bersama Brimob Polda Kalimantan Barat menurunkan anjing pelacak untuk mengawasi pintu batas Indonesia-Malaysian di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, wilayah Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat.

"Diturunkannya anjing pelacak dari Tim K-9 Brimob Polda Kalbar itu untuk memperketat pengawasan di pintu batas terutama mengantisipasi barang-barang ilegal salah satunya narkoba," kata Prajurit Satgas Pamtas Yonarmed 16/TK Pos Kotis Gabma Entikong Serda Hendri, di Entikong Sanggau, Jumat (31/05/2024).

Hendri mengatakan, dengan sinergisitas antara TNI dan Polri tersebut akan memperkuat pengamanan perbatasan dari segala bentuk tindak kejahatan dan pelanggaran di pintu keluar masuk PLBN.

Menurutnya, masing-masing pelintas bersama barang bawaannya dilakukan pemeriksaan secara ketat baik oleh petugas perbatasan maupun menggunakan anjing pelacak.

Baca Juga: Dirjen Imigrasi Harap Adanya Sinergi Bersama TNI Awasi PLBN

Hendri menjelaskan, dengan adanya anjing pelacak tersebut mempermudah pengawasan yang tidak terjangkau oleh petugas.

Apalagi sepanjang daerah perbatasan rawan terjadi tindak kejahatan terutama penyeludupan barang ilegal, perdagangan orang serta peredaran narkoba.

"Terwujudnya sinergisitas aparat dan petugas akan memperkuat pengamanan di daerah perbatasan dalam mengawasi dan mempersempit ruang gerak pihak tertentu yang hendak melakukan pelanggaran," ucapnya.

Untuk diketahui, selain menurunkan anjing pelacak, Satgas Pamtas dan Brimob Polda Kalbar bersama petugas lainnya juga meningkatkan pengawasan di sejumlah jalur tidak resmi atau jalan tikus yang dianggap rawan dijadikan sebagai tempat praktek penyeludupan.

"Tentu kami juga berharap dukungan masyarakat agar dapat turut serta mengawasi dan memperkuat pengamanan di sepanjang jalur perbatasan," kata Hendri.*

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.