
UMP Jakarta 2026 Masuk Tahap Finalisasi

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan bahwa pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta tahun 2026 sudah memasuki tahap akhir dan tinggal menunggu finalisasi dalam waktu dekat.
“Pembahasan sudah hampir final, dan dalam minggu ini kami akan merapatkan secara khusus untuk segera difinalkan,” ujar Pramono di Jakarta Utara, Senin (8/12/2025).
Meski hampir rampung, Pramono menjelaskan bahwa pembahasan UMP masih belum tuntas karena terdapat perbedaan pendapat antara kelompok buruh dan pengusaha.
Baca Juga: 56 WNI Korban Scam di Myanmar DipulangkanBuruh meminta kenaikan signifikan, sedangkan pengusaha menginginkan penyesuaian lebih moderat sesuai kondisi ekonomi.
Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI harus menjadi “wasit yang adil” di tengah perbedaan tersebut.
“Kami akan memutuskan UMP 2026 secara adil,” kata dia.
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa pemerintah telah merampungkan survei kebutuhan hidup layak (KHL) di seluruh provinsi sebagai dasar penetapan upah minimum.
Baca Juga: Kemendagri Telusuri Dana Umroh Bupati Aceh SelatanMenurut Menaker, perbedaan KHL di tiap daerah akan menghasilkan kenaikan UMP yang tidak seragam, bahkan dalam satu provinsi sekalipun bisa terdapat variasi antarwilayah.
“Bisa jadi ada yang lebih tinggi dari tahun lalu, tetapi bisa juga ada yang lebih rendah,” ujarnya pada Selasa (2/12).
Yassierli memastikan bahwa rumusan penyesuaian upah akan diumumkan dalam waktu dekat. “Tunggu saja,” katanya singkat.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



