
Wamenaker: Kemnaker tetap ada di pemerintahan Prabowo-Gibran

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menjelaskan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) masih terus hadir di Pemerintahan Prabowo-Gibran dan tidak digantikan dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
“Ada masih (Kemnaker). BP2MI itu sekarang ditingkatkan menjadi Kementerian Penempatan Migran Indonesia,” kata Afriansyah Noor di sela-sela kegiatan peluncuran Program “Fasilitas Pembiayaan Khusus PMI untuk Bekerja ke Jepang” di Jakarta, Jumat (18/10/2024).
Nantinya, kata dia, kementerian yang baru tersebut bakal diduduki oleh politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding yang sudah setia dengan PKB sejak tahun 1990.
Baca Juga: Bareskrim petakan hulu-hilir penyelundupan benih lobster jaringan darat
“Itu yang akan dijabat oleh Saudara Karding. Kalau Kementerian Ketenagakerjaan itu ada tetap. Gak bisa dipisahkan itu,” tutur dia.
Dilansir dari ANTARA, sebelumnya sosok politisi senior dari PKB ini terlihat mendatangi kediaman presiden terpilih di Jalan Kertanegara IV, Jakarta, pada Senin (14/10) yang lalu.
Dalam pertemuannya itu ia menyatakan salah satu isu yang dibahas adalah perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Ia juga menyebutkan bahwa Prabowo meminta bantuannya dalam membuka peluang kerja di luar negeri.
Baca Juga: Kemnaker tingkatkan kompetensi pencari kerja di luar negeri
Setelah informasi tersebut disampaikan, Abdul Kadir mengakui bahwa ia kemungkinan besar diminta menjadi menteri. Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di dalam kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Seperti diketahui bersama, Abdul Kadir Karding juga pernah terpilih untuk menduduki jabatan di berbagai instansi penting yang ada di Indonesia, seperti menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Rakyat (DPRD) Jawa Tengah (Jateng), hingga berhasil duduk di bangku parlemen yakni Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada masa periode 2009-2014.
Tidak hanya sampai situ saja, karirnya dalam partai PKB juga sempat menempati posisi yang strategis. Ia sempat mendampingi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menjadi Sekretaris Jendral DPP PKB periode 2014-2019 yang lalu.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



