
Warga Diminta Stop Tradisi Sapu Koin di Jembatan Sewo Saat Arus Mudik

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi mengimbau penghentian sementara aktivitas warga mencari koin atau "sapu koin" di kawasan Jembatan Sewo, Indramayu, selama periode mudik Lebaran 1447 H.
Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan warga dan kelancaran arus lalu lintas di jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat.
Menhub menegaskan bahwa aktivitas tersebut sangat berisiko memicu kecelakaan lalu lintas mengingat volume kendaraan akan meningkat secara signifikan.
Kerumunan warga di bahu jalan dianggap dapat menghambat laju pemudik dan membahayakan nyawa penyapu koin itu sendiri di tengah arus kendaraan yang padat.
Baca Juga: BPK Audit LK Kemnaker 2025, Soroti Efisiensi Anggaran
“Kami berharap kegiatan tersebut tidak berlanjut karena membahayakan mereka. Yang paling penting kami khawatirkan adalah sisi keselamatan saudara-saudara kita,” ujar Dudy di Cirebon, Sabtu (14/3).
Merespons imbauan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengakui bahwa mencari koin di Jembatan Sewo merupakan tradisi yang telah berlangsung puluhan tahun.
Namun, demi alasan keselamatan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mempertimbangkan pemberian kompensasi finansial bagi warga setempat agar mereka bersedia menghentikan aktivitas tersebut selama masa mudik.
Baca Juga: Pengamat Ingatkan Bahaya Peredaran Tiket Palsu Jelang Mudik Lebaran 2026
"Saya mencoba pikirkan alternatif kasih kompensasi. Selama musim mudik ini mereka tidak melakukan aktivitasnya. Minimal itu dulu sebagai solusi jangka pendek," tutur Dedi Mulyadi.
Menhub Dudy juga meminta pemerintah daerah dan aparat kepolisian setempat untuk melakukan langkah antisipasi dan pengawasan ketat di lokasi.
Hal ini dilakukan agar tradisi tahunan tersebut tidak mengganggu operasional transportasi nasional dan memastikan target nihil kecelakaan (zero accident) selama periode Lebaran 2026 dapat tercapai. (af/hi)
Pilihan Redaksi: Reformasi Perlindungan Upah Awak Kapal Perikanan Asing Taiwan Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



