
63 PMI Non Prosedural Dipulangkan Ke Tanah Air Dari Penjara Malaysia
JAKARTA, AKUUPDATE.ID - Sebanyak 63 pekerja migran Indonesia (PMI) non prosedural dipulangkan dari sejumlah penjara di Malaysia dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA821 dari Kuala Lumpur International Airport (KLIA).
Country Manager Malaysia PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Fredrik Kasiepo di Kuala Lumpur, Jumat, mengatakan pemulangan para pekerja migran tujuan Jakarta tersebut disaksikan oleh Dubes RI di Kuala Lumpur Hermono.
"Mereka diterbangkan dari Kuala Lumpur ke Jakarta untuk diteruskan ke berbagai daerah di Indonesia," katanya.
Fredrik mengatakan selain 63 pekerja migran tersebut terdapat 13 orang PMI yang kembali ke tanah air secara mandiri.
Dilansir dari halaman antaranews.com Berdasarkan data dari KBRI Kuala Lumpur, sebanyak 63 PMI itu berasal dari penjara imigrasi Depo Kemayan sebanyak 31 orang dan 32 orang dari Depo Bukit Jalil.
Baca Juga : Polda NTB ciduk Perekrut 120 PMI ilegal asal Lombok Timur
Sebelumnya, sebanyak 131 orang PMI non prosedural dari sejumlah tahanan di Malaysia juga dipulangkan ke tanah air Minggu (27/6).
Pemulangan mereka dilakukan karena alasan kemanusiaan dan mereka termasuk dalam kelompok rentan, yaitu lansia, orang sakit, perempuan, dan anak-anak.
Para pekerja tersebut melakukan pelanggaran keimigrasian tetapi masa penahanan mereka telah berakhir.
Semua biaya pemulangan ditanggung oleh Pemerintah Indonesia. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



