
BP2MI Gelar Skill Test Sektor Manufaktur G to G ke Korea Selatan

VOICEIndonesia.co, Semarang - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelar Skill Test Sektor Manufaktur Gelombang I Program Government to Government (G to G) Korea Selatan Tahun 2024 yang diikuti sebanyak 3.630 calon Pekerja Migran Indonesia.
Digelar di MG Setos Semarang, acara ini berlangsung Minggu (14/7) hingga Kamis (18/7). Dalam kesempatan tersebut, Deputi Bidang Penempatan dan Pelindungan Kawasan Asia dan Afrika BP2MI Larso Simbolon, hadir memberikan motivasi kepada para peserta.
"Saya sadar betul ini perjuangan lama, memilih dengan mempersiapkan diri dengan kursus bahasa, dengan segala energi, biaya, membutuhkan tenaga. Anda berhasil pada tahapan yang sangat penting. Dinyatakan lulus, dan sekarang masuk sebentar lagi yaitu Skill Test," ujar Lasro, Kamis (18/7/2024).
Ia berpesan agar para peserta tetap menjadi diri sendiri.
Baca Juga: Polri Periksa Nikita Mirzani Terkait Kasus Judi Online, Termasuk 22 Influencer
"Tetaplah jadi diri sendiri. Be yourself. Anda sudah ada di sini. Serahkan pada Tuhan Yang Maha Kuasa, lakukan yang terbaik," pesannya.
Lasro menyambung, dengan berpesan agar bagi para peserta yang beruntung bekerja di Korea Selatan, untuk menjaga disiplin.
"Untuk yang beruntung bekerja di Korea Selatan, jagalah ke Indonesiaan kita. Dengan kerja keras, disiplin, itu menjadi Duta Indonesia yang baik. Tapi kalau belum apa-apa sudah kaburan, selain merugikan diri sendiri, tentu merugikan bangsa," pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Lasro turut meninjau berbagai tes yang tengah dilakukan oleh para peserta.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



