
BP2MI Lepas Pekerja Migran Indonesia ke Korsel, Garuda Indonesia: Kami Sediakan Layanan Khusus
Jakarta - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, melepas keberangkatan 233 Pekerja Migran Indonesia (PMI) program Government to Government (G to G) Korea Selatan (Korsel) bersama Vice President PT Garuda Indonesia, Arsena Permasadhie di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat, Selasa (15/8/2023).
Arsena mengungkapkan rasa bahagiannya serta bangga kepada para PMI yang akan berangkat bekerja ke Korsel.
“Saya melihat melihat dari mata adik-adik yang memiliki semangat dan mimpi yang besar untuk sukses bekerja ke negeri orang. Kami dari Garida Indonesia siap mendukung dan memberikan pelayanan terbaik bagi adik-adik semua, salah satunya dengan menyediakan layanan check in khusus bagi Pekerja Migran Indonesia di Korsel, jadi kalian tidak perlu antri bersama penumpang umum di bandara,” jelas Arsena yang disambut tepuk tangan meriah.
Selain itu, Kepala BP2MI juga menyampaikan bagaimana perubahan tata kelola dan layanan yang telah diberikan kepada para PMI.
“Inovasi terus kami lakukan, salah satunya merupakan mimpi besar saya sejak menjabat sebagai Kepala BP2MI. Hal itu adalah bagaimana agar kita memiliki single big data, sistem pelindungan bagi para pekerja migran yang memuat seluruh data mereka. Akhirnya terwujudlah dengan Command Center di BP2MI,” ungkap Benny.
Baca Juga: Tito Karnavian Minta Agar Nakes di Daerah Terpencil Didukung
Benny mengungkapkan, selama 15 tahun berdiri sejak bernama BNP2TKI hingga berganti menjadi BP2MI kini, data-data pekerja migran tidak terpusat dan berbeda-beda menurut masing-masing instansi, seperti pada Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Ketenagakerjaan.
“Setelah ada Command Center BP2MI, sistem ini menjadi sumber data resmi Pekerja Migran Indonesia. Ini bukti bahwa kita harus bisa mewujudkan inovasi yang menjadi perubahan positif di era keterbukaan ini. Jangan sampai terulang lagi kejahatan-kejahatan masa lalu yang menimpa para pekerja migran kita,” terang Benny.
Dalam kegiatan ini hadir pula siswa-siswi SMK 68 Jakarta yang menerima informasi peluang kerja luar negeri secara resmi dan prosedural. Kepala BP2MI mengungkapkan agar para siswa ini menangkap peluang untuk belerja ke luar negeri.
“Mereka adalah penerus tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini. Kalian ada yang ingin bekerja ke luar negeri? Carilah peluang kerja yang prosedural dengan du keuntungan, yaitu memiliki gaji besar serta mendapatkan transfer of knowledge yang membawa hal positif pulang ke Indonesia,” tutup Benny.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



