
BPBD Padang: Tiga kecamatan alami kekeringan akibat kemarau

VOICEIndonesia.co, Padang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), menyebutkan kekeringan terjadi di sejumlah lokasi di tiga kecamatan yang ada di kota setempat sejak Sabtu (27/7) hingga saat ini.
"Berdasarkan pemetaan yang kami lakukan diketahui kalau kekeringan terjadi di beberapa lokasi yang tersebar di tiga kecamatan," kata Kepala Pelaksana BPBD Padang Hendri Zulviton di Padang, Minggu (04/08/2024).
Ia mengatakan tiga kecamatan tersebut adalah Lubuk Kilangan, Padang Selatan, dan Lubuk Begalung.
Di Lubuk Begalung kekeringan terjadi di kawasan Mustika III, Berlian Raya III, dan Masjid Kelurahan Pegambiran Ampalu Nan XX dengan jumlah warga terdapat mencapai 553 kepala keluarga (KK).
Di Kecamatan Lubuk Kilangan kekeringan terjadi di Padang Besi dengan jumlah warga terdampak mencapai 353 KK.
Sedangkan di Kecamatan Padang Selatan kekeringan dialami oleh warga di Jalan Belawan, Rawang, Sebarang Pambayan, dan Bukit Gado-Gado dengan jumlah warga terdampak mencapai 368 KK.
Hendri mengatakan untuk mengatasi kekeringan yang dialami oleh warga tersebut pihaknya menyiagakan personel untuk menyalurkan air bersih setiap harinya.
Baca Juga: Jokowi: Potensi Ekonomi Digital Tumbuh Empat Kali Lipat di 2030
BPBD Padang mencatat sejak Sabtu (27/7) hingga saat ini pihaknya telah menyalurkan 70 ton lebih air kepada warga yang terdampak kekeringan.
Ia menjelaskan kekeringan yang terjadi di sejumlah lokasi tersebut merupakan dampak kemarau panjang yang terjadi di Padang.
"Sampai saat ini BPBD Padang masih terus menyiagakan personel setiap harinya demi melayani warga yang membutuhkan air bersih," ujarnya.
Ia mengemukakan mekanisme untuk meminta penyaluran air bersih warga bisa melapor kepada Ketua Rukun Tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW) yang diteruskan ke kelurahan kemudian ke BPBD.
Pihaknya masih terus memantau perkembangan terkini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca, namun puncak kemarau diprediksi hingga Agustus 2024.
BPBD Padang mengimbau warga agar bisa menghemat penggunaan air di tengah musim kemarau saat ini.
Selain itu, warga juga diminta untuk memperhatikan instalasi listrik, serta benda atau barang yang dapat menyulut kebakaran.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



