
Branchsto, Tempat Wisata Berkuda di Tangerang Selatan
Foto : Wisata Berkuda Branchsto BSD (dok.akuupdate.id/sundari)[/caption]
Untuk ragam fasilitas atau wahana yang di sediakan memang tidak banyak. Tapi tidak mengurungkan niat masyarakat untuk mendatangi lokasi ini, dikarenakan tempat ini cukup menarik dengan konsep peternakan klasik yang jarang bisa kita temui di Tangerang bahkan kota besar seperti Jakarta. Suasana teduh dan tidak dikelilingi gedung tinggi membuat tempat ini menjadi lebih tenang dan tepat untuk berkuda.
[caption id="attachment_4611" align="aligncenter" width="740"]
Foto : Wisata Berkuda Branchsto BSD (dok.akuupdate.id/sundari)[/caption]
[caption id="attachment_4622" align="aligncenter" width="760"]
Foto : Wisata Berkuda Branchsto BSD (dok.akuupdate.id/sundari)[/caption]
Ada beberapa wahana berkuda yang ditawarkan seperti mengelilingi Branchsto dengan Andong/Delman atau menunggangi kuda kecil untuk anak kecil dan kuda besar untuk dewasa, belum terbiasa untuk menunggangi kuda terlalu lama atau jauh? Bisa menunggangi kuda poni untuk mengelilingi Track Horse (jalur berkuda minim) yang sudah disiapkan. Selain berkuda, ada fasilitas lain untuk anak-anak seperti ATV, Kereta, dan permainan memanah dan memberi makan ikan.
Baca Juga : Wajib! Empat Kegiatan Saat Menyambangi Pulau Komodo
Dan untuk remaja dan orang tua yang sedang menunggu anak dan adiknya berkuda atau bermain bersama kuda poni dan fasilitas lainnya, bisa menghabiskan waktunya dengan bersantai di Branchsto Cafe & Resto, tempat yang berkonsep klasik ini menyediakan beberapa makanan seperti Onion Ring, Tahu Siram Pedas, Calamari, Chicken Wings, French Fries, Nasi Goreng, dll. Berfoto dengan kuda-kuda yang berasal dari Jerman juga bisa menjadi pilihan yang tepat untuk para remaja yang ingin menyegarkan timeline feed Instagramnya.
[caption id="attachment_4613" align="aligncenter" width="740"]
Foto : Wisata Berkuda Branchsto BSD (dok.akuupdate.id/sundari)[/caption]
Branchsto juga menyediakan jasa latihan berkuda untuk dewasa dengan harga mulai dari 500rb untuk 45 menit, jasa latihan berkuda akan didampingi oleh pelatih profesional yang sudah disiapkan. Menunggangi kuda Jerman yang tinggi dan besarnya lebih dari kuda lokal (Indonesia) tidaklah mudah, butuh pengawasan dan aturan yang telah ditetapkan oleh pelatih, memastikan kondisi tubuh (fisik) kita siap adalah hal pertama yang harus diperhatikan. Jika belum siap untuk berlatih berkuda, maka kita diberi saran untuk menunggangi kuda dengan mengelilingi Branchsto terlebih dahulu sebelum menungganginya di arena pacuan kuda yang telah disediakan sebagai fasilitas oleh Branchsto.
[caption id="attachment_4619" align="aligncenter" width="760"]
Foto : Wisata Berkuda Branchsto BSD (dok.akuupdate.id/sundari)[/caption]
[caption id="attachment_4614" align="aligncenter" width="760"]
Foto : Wisata Berkuda Branchsto BSD (dok.akuupdate.id/sundari)[/caption]
Untuk harga tiket masuk kawasan wisata berkuda di Branchsto BSD, Kota Tangerang ini tidak dikenakan biaya atau GRATIS. Namun untuk dapat menikmati wahana yang ada di Branchsto BSD Serpong, tentunya kamu diwajibkan untuk membayar tiket per-wahana. Atau bisa mengambil pilihan paket yang disediakan seperti Field Trip (incl. Lunch, Grooming & Riding) Rp.250.000. Biaya tiket untuk Kuda Kecil Rp25.000, Kuda Besar Rp50.000, Andong Rp.50.000, ATV Rp.50.000,Horse Riding (45 menit) Rp.500.000.(Sundari)Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



