
Cegah PMI Nonprosedural dan TPPO, Afriansyah Noor Minta Hal Ini Pada Ditjen Imigrasi

Jakarta – Maraknya kasus PMI nonprosedural membuat Kementerian Ketenagakerjaan berharap Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melalui Ditjen Imigrasi melakukan pengawasan secara ketat.
Pengawasan bisa terkait pembuatan paspor atau di perlintasan, agar mencegah adanya PMI nonprosedural yang berakibat terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
“Untuk memperkuat fungsi pencegahan PMI nonprosedural, kami berharap Ditjen Imigrasi lebih selektif di setiap perlintasan (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) dan saat pembuatan paspor,” kata Afriansyah Noor di Jakarta (30/3).
Guna mencegah PMI nonprosedural, Afriansyah Noor menjelaskan bahwa pihaknya bersama Badan Pelindungan Pekerja Migram (BP2MI) sedang dan terus menyempurnakan aplikasi SIAPKerja dengan Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI).
Sebagai upaya preventif PMI secara non prosedural Afriansyah Noor memerlukan keterlibatan dan kolaborasi sebagai stakeholder.
“Termasuk Imigrasi sebagai garda terdepan pencegahan orang keluar negeri,” ujar Afriansyah Noor.
SISKOP2MI merupakan sistem komputerisasi untuk pelayanan administrasi penempatan dan perlindungan PMI yang terkoneksi dengan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait.
Afriansyah Noor berharap dengan adanya sistem ini data PMI akan lebih akurat lagi dalam pengawasan PMI non prosedural dan TPPO.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



