
Demo di Depan Istana, Pria Ini Minta Perhatian Jokowi
AKUUPDATE.ID, JAKARTA - Seorang pria nekad melakukan aksi demonstrasi seorang diri di depan Istana Presiden, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Dia meminta perhatian kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas persoalan hukum yang dialaminya di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.
"Saya datang ke depan Istana Presiden di Jakarta untuk mencari keadilan," ucap pria yang mengalungkan banner bertuliskan "Saya Memohon Bantuan Hukum, Saya sudah melapor ke penegak hukum dari Polres Mentawai dan Kapolda Sumatera Barat & Mabes Polri/Propam", pada Kamis (11/11/2021).
Pria yang belakangan diketahui berinisial SM itu mengatakan dirinya kecewa karena beberapa laporan kasusnya tak kunjung diproses oleh pihak kepolisian.
"Karena kasus saya ini sudah satu tahun tidak ada penyelesaian di Polres Mentawai, di Polda dan di Mabes Polri," ujarnya.
SM menduga ada oknum-oknum tertentu menghalang-halangi proses hukum terkait kasus yang dilaporkannya.
"Ada oknum-oknum yang berkuasa di pulau Mentawai ini, sepertinya ada yang mau merampas aset-aset saya," katanya.
Ia berharap aksi nekadnya dapat didengar oleh Presiden Jokowi.
"Saya mencari keadilan di Jakarta dan saya akan meminta bantuan kepada bapak Presiden pak Jokowi," imbuhnya.
Dari keterangan yang didapat, SM mengaku memiliki aset lahan lebih kurang 9 ribu meter persegi yang terletak di Desa Bosua, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatra Barat. Kata dia, diatas lahan itu sedang dibangun sebuah resort pariwisata yakni bungalow atau tempat penginapan wisata, namun proses pembangunan itu terhenti lantaran mendapat intimidasi dari oknum-oknum penguasa daerah setempat.
"Tujuan saya baik untuk memajukan pariwisata dan ekonomi di daerah. Karena pak Presiden telah memajukan negara ini bagus, dan saya akan memajukan pariwisata di Indonesia," ungkapnya.
Setelah aksi demo, SM berencana mengirimkan surat ke Presiden Jokowi, Jaksa Agung RI, Kapolri, dan institusi terkait lainnya.(*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



