
Diberi Kue Oleh Orang Tak Dikenal, 32 Siswa SD di Cilegon Keracunan

VoiceIndonesia.co, Cilegon - Sebanyak 32 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kependilan, Kota Cilegon, Banten mengalami pusing dan mual usai memakan kue dari pemberian orang tak di kenal.
Dilansir dari ANTARA, Kepala SDN kependilan Tuti Hendrawati menjelaskan bahwa siswanya muntah-muntah hingga pingsan usai memakan kue pai pada saat jam istirahat.
"Jadi memang kejadiannya tadi pagi ketika jam istirahat. Jadi ada seseorang yang datang dan membagikan makanan ringan, setelah itu ada yang mual-mual, muntah dan satu yang pingsan," ujar Tuti pada Kamis, 12 Oktober 2023.
Tuti menjelaskan bahwa anak-anak yang mengalami gejala tersebut langsung ditangani secara cepat oleh tim puskesmas dan tiga orang dilarikan ke puskesmas.
📖 Baca Juga ↗KPK Tangkap Syahrul Yasin Limpo di Jakarta"Yang 29 disini, karena tim puskesmas datang ke sekolah. Kalau semua ke puskesmas repot," jelas Kepala Sekolah.
Suyanti selaku Surveillance Epidemologi Dinas Kesehatan Kota Cilegon menambahkan dari hasil identifikasi sebanyak 32 orang yang memakan kue pai mengalami gejala seperti pusing, mual dan muntah serta sakit perut.
"Puskesmas Jombang sudah mengidentifikasi ada 32 orang yang memakan makanan, yang isinya ada kue pai dan talam. Hasil dugaan sementara orang yang memakan talam tidak apa-apa, tapi yang memakan pai bergejala," kata Suyanti.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



