
Diduga Hina TGB Ahmad Supli Sampaikan Permintaan Maaf

Voiceindonesia.co,Lombok Tengah- Usai diberitakan melakukan penghinaan terhadap Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, H. Ahmad Supli menyampaikan permintaan maaf dan memberikan klarifikasi.
H. Ahmad Supli yang juga merupakan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lombok Tengah ini, mengakui konten yang dibagikan ke Group Whatsapp Pit Stop Mata merupakan kesalahannya.
Supli mengatakan Konten YouTube yang dibawahnya terdapat tulisan yang mengarah kepada sosok TGB Muhammad Zainul Majdi dengan kata kasar tidak disadari olehnya.
Ia baru sadar ketika diingatkan oleh Muhamad Samsul Qomar selaku admin dalam group whataapp tersebut.
Setelah diingitkan, baru kemudian Supli lansung mengecek konten yang dibagikan tersebut dan menyadari bahwa hal itu salah.
Begitu saya lihat, saya langsung istigfar dan menghapusnya serta meminta maaf,” kata Supli kepada media, Sabtu (27/5/2023).
Supli pun menyadari, dan menilai wajar apabila masyarakat marah dengan kalimat di bawah konten tersebutm
“Dalam WAG itu, kan, saya balik bertanya ke admin, siapa yang bilang i***s? Saya kembali menekankan kalau tuan guru kita dikatakan i***s, saya keberatan. Itu karena saya tidak perhatikan kalimat tersebut,” terang Supli.
"Itu kalimat yang keras. Saya dapatkan postingan itu di WAG lain dan spontan saya teruskan. Saat itu saya sedang jalan dan tidak konsen melihat handphone,” tambahnya.
Ia mengatakan, Atas kekhilafannya tersebut, dirinya telah meminta maaf secara langsung.“Saya sudah minta maaf dan itu dibuatkan video. Video permintaan maaf itu sudah dibagikan ke WAG,” ucap Supli.
Selain itu, saat ada pertemuan di rumahnya dengan beberapa orang, pihaknya diarahkan untuk meminta maaf secara langsung di Kelurahan Pancor, Lombok Timur.
Adapun tempat pertemuan yang diarahkan dan disepakati adalah di Birrul Walidain.Oleh karenanya, pada Sabtu pagi sebelum subuh, Supli langsung berangkat ke Lombok Timur. Tetapi setelah sampai di tempat yang disepakti tersebut, Ia ternyata tidak bertemu.
"Sesampainya di tempat tersebut mereka tidak hadir, mungkin karena kepagian,” jelas Supli.
Supli pun melanjutkan perjalanan untuk ziarah ke makam Almaghfurlah Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.***
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



