VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Misteri fasilitas mewah di Lapas Cibinong kian pelik. Saat Ombudsman RI melakukan sidak pada Rabu (23/9/2026), petugas menemukan ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga peralatan memasak lengkap di dalam lapas. Namun ketika Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) dan Kepala Bappisus datang dua hari kemudian pada Jumat (25/09/2026), semua barang itu sudah raib.
Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappidsus), Aries Marsudiyanto menyebut hilangnya barang-barang tersebut justru memperdalam investigasi yang tengah berjalan, bukan menutupnya.
"Temuan yang berbeda kemarin itu bagus. Ya, ini kalau Anda ke salon ada before dan after. Jadi kemarin itu karena banyak yang sudah berubah, itu justru investigasinya semakin dalam," kata Aries dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (29/ 9/2026).
Aries mempertanyakan alasan pemindahan barang-barang tersebut jika fasilitas itu memang diperuntukkan bagi karyawan lapas sebagaimana diklaim sebelumnya.
"AC dicopot, barang ini tidak ada, itu tidak ada. Kalau itu rumah karyawan, perumahan karyawan, kenapa harus dipindah?" ucapnya.
Meski ada perbedaan temuan, anggota Ombudsman RI Nuzran Joher menegaskan pihaknya tetap akan menyampaikan seluruh fakta yang ditemukan dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI yang dijadwalkan hari ini pukul 14.00 WIB.
"Temuan yang berbeda itu kami serahkan kepada Pak Bappisus dan Pak Menteri juga yang sudah melihat langsung," tutur Nuzran.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan Komisi XIII DPR RI akan turun langsung ke Lapas Cibinong untuk mencocokkan data yang diterima dengan fakta sesungguhnya di lapangan, setelah pimpinan DPR memberikan persetujuan atas rencana kunjungan tersebut.
"Kami dari pimpinan DPR sudah juga memberikan persetujuan untuk Komisi XIII berkunjung ke Lapas Cibinong untuk mengecek fakta, data," pungkas Dasco.



























