
Harapan Sri Mulyani Untuk Gen Z Dalam Mengelola Keuangan

Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengimbau generasi Z dan milenial untuk memahami cara menjaga keuangan demi kemajuan Indonesia mengingat Indonesia hanya bisa maju bila semua pihak peduli dan menjaga pengelolaan keuangan.
“Indonesia hanya bisa maju kalau kita semua peduli dan menjaga bersama caranya mengurus keuangan negara dan keuangan Anda sendiri,” kata Sri Mulyani saat kegiatan Like It 2023 di Jakarta, Senin.
Bendahara Negara itu menggarisbawahi bahwa saat ini gen Z dan milenial merupakan generasi yang dominan dalam komposisi populasi penduduk Indonesia. Dia menyebut banyak regulator maupun investor yang berasal dari gen Z maupun milenial.
Oleh karena itu, dua kelompok tersebut merupakan pelaku utama dalam berbagai hal, termasuk aktivitas perekonomian.
Dalam memahami aktivitas perekonomian yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan, Menkeu mengingatkan pentingnya memahami tren dari perkembangan zaman pada masa yang berlangsung. Sebab, perubahan zaman membawa tren dengan konteks yang berbeda.
Sri Mulyani mencontohkan, pada masa ketika dia masih muda, menyimpan keuangan masih dilakukan secara manual, misalnya dengan menyimpan uang di lemari masing-masing.
Sementara saat ini, dengan perkembangan teknologi ponsel pintar atau smartphone, menyimpan uang dapat dilakukan pada berbagai layanan keuangan digital, baik berupa tabungan maupun investasi.
Dengan instrumen yang berbeda, sambung Menkeu, tentunya strategi pengelolaan keuangan juga akan berbeda. Regulasi yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan juga akan turut berubah.
Dalam konteks itu, literasi keuangan menjadi aspek penting. Gen Z dan milenial perlu mempelajari dan memahami semua hal yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan.
“Literasi itu adalah sesuatu yang bisa Anda pelajari dan itu banyak gunanya untuk Anda merencanakan hidup Anda,” ujar Menkeu.
Dari sisi Kementerian Keuangan, Sri Mulyani mengatakan akan terus menggencarkan kolaborasi dan sinergi dengan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk mengedukasi masyarakat agar bisa meningkatkan literasi keuangan menjadi lebih baik.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



