
Heboh! 5 Calon pekerja migran Indonesia Lompat dari Atap Gedung, 3 Alami Patah Kaki
MALANG,AKUUPDATE.ID - Kehebohan terjadi di Jalan Rajasa, Bumiayu, Kota Malang dimana lima perempuan calon PMI (Pekerja Migran Indonesia) kabur dari tempat penampungan dengan cara melompat dari atap gedung berketinggian 15 meter. Mereka nekat melompat dari atap Gedung Balai Latihan Kerja Luar Negeri, Central Karya Semesta, Rabu malam (9/6).
Akibatnya tiga diantaranya mengalami patah tulang. Kelima buruh migran ini mengaku kabur karena tidak tahan kerap disiksa video pengakuan mereka viral di medsos.
Nampak kerumunan warga dan Polisi terlihat di lokasi pelatihan buruh migran ini hingga Kamis siang tadi. Warga menunjukkan bekas ceceran darah para buruh migran yang kabur melompat dari atap bangunan 4 lantai Balai Latihan Kerja Luar Negeri Central Karya Semesta.
Menurut Siti Romlah warga Jalan Rajasa mereka dikagetkan dengan keberadaan lima perempuan yang mengaku calon buruh migran yang kabur melompat hingga luka dan meminta diantar ke rumah sakit. “Kita sempat ketakutan tapi karena melihat kondisi korban yang mengalami luka patah kaki akhirnya kita tolong mereka,” ujar dia, Kamis (10/6).
Baca Juga : Tandatangi PKS, BP2MI – Pemkot Padang Komitmen Siap Lindungi Pekerja Migran asal Padang
Terlebih lagi para korban mengaku minta tolong terpaksa kabur karena kerap mengalami siksaan dan ada rekan mereka yang sampai meninggal dunia.
“Kejadian ini bukan kali pertama selama tiga tahun terakhir ada tiga kali peristiwa buruh migran kabur yang yang terparah ini hingga tiga luka pada Rabu malam tadi,” ujar Halimatus Sakdiyah warga setempat.
Kelima buruh migran yang kabur hingga tiga luka patah kaki dan dua luka ringan kini menurut warga sudah dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang untuk mendapatkan perawatan intensif.
Saat berusaha dikonfirmasi seorang laki-laki dan perempuan berseragam Balai Latihan Kerja Luar Negeri Central Karya Semesta mengaku tidak mengetahui peristiwa Rabu malam karena beda jam tugas dan tidak memperbolehkan untuk masuk bertemu pengelola. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



