
Kumpul dengan Kepala Daerah, Jokowi Minta Semua Waspada Dampak Perang

VoiceIndonesia.co, Jakarta - Jokowi meminta para penjabat kepala daerah di seluruh Indonesia untuk turut mewaspadai kenaikan harga minyak dunia, sebagai dampak dari perang antara Hamas Palestina dan Israel.
Meskipun pusat konflik di Gaza sangat jauh, Jokowi mengingatkan agar Indonesia tetap harus berhati-hati karena pertempuran bisa meluas hingga melibatkan Lebanon, Suriah atau Iran.
"Semua (negara) masuk ingin saling membantu, yang terjadi adalah kenaikan harga minyak. Ini yang mengakibatkan semua negara akan pusing," kata Jokowi, di Istana Negara, Jakarta, Senin, 31 Oktober 2023.
Dilansir dari ANTARA, saat Jokowi memberikan pengarahan kepada para penjabat kepala daerah se-Indonesia, ia mengatakan hingga saat ini kenaikan harga minyak mentah tidak terlalu tinggi.
"Alhamdulillah sampai saat ini kenaikan (harga minyak mentag) Brent tidak begitu tinggi karena memang eskalasi yang tidak meluas, (konfliknya) masih di Gaza," ujar Jokowi.
Selain pertempuran di Gaza, Jokowi juga menyoroti tentang perang Rusia di Ukraina yang berimbas pada terganggunya pasokan pangan global.
Baca Juga: Pesan Menaker Kepada Calon Pekerja Migran Indonesia
Dari pertemuannya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Kiev dilanjutkan dengan perjumpaan dengan presiden Rusia Vladimir Puton di Moskow tahun lalu.
Jokowi mencatat bahwa perang telah mengakibatkan terhentinya distribusi 207 juta ton gandum dari kedua negara tersebut.
Perang berakibat pada meroketnya harga gandum, bahkan beberapa negara telah mewaspadai bencana kekeringan karena melonjaknya harga pangan dunia.
Karena itu, Jokowi meminta para penjabat kepala daerah untuk juga mewaspadai kondisi global agar bisa merumuskan atau mengambil kebijakan terbaik untuk kepentingan rakyat.
"Situasi seperti ini Bapak/Ibu harus tau, sehingga dalam bekerja itu mengerti kalau harga BBM naik artinya inflasi akan naik, artinya harga barang dan jasa juga naik," kata Jokowi.
Jokowi juga mengingatkan bahwa Indonesia di tujuh provinsi terdampak fenomena El Nino super sehingga produksi (pangan ) turun.
"Ini lah yang harus kita semua waspadai dan tidak menganggap situasi ini biasa-biasa saja," kata Jokowi.
Diketahui pertemuan Jokowi bersama para penjabat kepala daerah dihadiri oleh 37 penjabat wali kota, 133 penjabat bupati dan 23 penjabat gubernur se-Indonesia.
Pertemuan itu juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri keuangan RI Sri Mulyani.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



