
Menaker Tegaskan AI Butuh Kemampuan Manusia

Baca Juga : Menaker Soroti Minimnya Penguasaan AI di Dunia Kerja Indonesia Henri menekankan dunia membutuhkan lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas. Ia mengutip bahwa mendidik seseorang dalam pikiran tetapi tidak dalam moral adalah mendidik ancaman bagi masyarakat. "To educate a person in the mind but not in morals is to educate a menace to society," tegasnya. Rektor Universitas Paramadina Didik J. Rachbini menyatakan wisuda ini menjadi momentum melahirkan lulusan yang siap menjadi penggerak perubahan. Paramadina ingin melahirkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan zaman sekaligus memimpin perubahan dengan integritas dan inovasi. "Paramadina ingin melahirkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan zaman sekaligus memimpin perubahan dengan integritas dan inovasi," ujar Didik. Ketua Yayasan Wakaf Paramadina Wijayanto Samirin menegaskan pendidikan adalah investasi peradaban. Bangsa Indonesia membutuhkan lulusan yang bukan hanya siap bekerja, tetapi siap memimpin dan memberi makna bagi kemajuan bangsa. "Bangsa ini membutuhkan lulusan yang bukan hanya siap bekerja, tetapi siap memimpin dan memberi makna," ujarnya. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Paramadina Harry T.Y. Achsan menambahkan capaian wisuda kali ini menandai rekor baru institusi. Universitas Paramadina meluluskan 211 lulusan Program Sarjana dan 309 lulusan Program Magister, sehingga total keseluruhan lulusan berjumlah 520 orang. "Pada periode wisuda semester genap ini, Universitas Paramadina meluluskan 211 lulusan Program Sarjana dan 309 lulusan Program Magister, sehingga total keseluruhan lulusan berjumlah 520 orang," ujar Harry. Harry menyebut jumlah tersebut merupakan peningkatan signifikan dibandingkan dengan rata-rata wisuda sebelumnya. Capaian ini mencerminkan peningkatan kinerja akademik sekaligus efektivitas pengelolaan proses studi di tingkat program studi. "Capaian hari ini menunjukkan bahwa disiplin, ketekunan, dan kolaborasi mampu menghasilkan hasil yang nyata," pungkasnya. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Rezim Baru Imigrasi: Sapu Bersih Benalu Perbatasan!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



