
Menaker Tinjau LTSA-P2MI Cirebon
VOICEINDONESIA,CIREBON - Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, meninjau Layanan Terpadu Satu Atap Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (LTSA-P2MI) Disnakertrans Cirebon, Jawa Barat pada Sabtu (19/12/20211).
Saat tiba di lokasi, Menaker disambut dengan tarian Panyenggrama Agung (penyambutan tamu agung) dari Cirebon.
Menaker kemudian berkeliling dimulai dengan memasuki ruang imigrasi. Di ruang tersebut, ia menemui para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI). Kedatangan Menaker disambut antusias oleh para CPMI dengan memintanya foto bersama.
Kepada para CPMI, Menaker berpesan agar bekerja dengan benar dan menjaga nama baik Indonesia di mata negara penempatan.
"Saya beharap teman-teman sehat. Kerja yang bener. Jaga nama Indonesia, ya," ucap Menaker.
Selesai berdialog dengan CPMI, ia melanjutkan ke ruangan LTSA. Di dalam ruang tersebut, ia meminta penjelasan
tentang alur CPMI sebelum berangkat ke negara penempatan, mulai dari bagaimana CPMI melakukan pendaftaran hingga membuat rekening ke bank.
Hal tersebut untuk memastikan LTSA-P2MI Cirebon telah melakukan tata kelola, pelayanan, dan pelindungan terhadap PMI dengan benar.
"Karena keberadaan LTSA ini merupakan salah satu cara untuk mencegah dan mengurangi PMI nonprosedural," ucapnya.
Ia pun menutup peninjauan ini dengan memasuki ruang Pusat Informasi dan Layanan Terpadu Satu Atap Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.**
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



