VOICE Indonesia
News

Miris! Banyak Jenazah PMI Terbengkalai di Kamboja

Sintia N.A - VOICEIndonesia.co
Miris! Banyak Jenazah PMI Terbengkalai di Kamboja
Miris! Banyak Jenazah PMI Terbengkalai di Kamboja
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Masalah pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kamboja mencuat dalam podcast YouTube @CeritaUntungs bersama Arie Untung dan Miss Yuni pada Minggu (14/09/2025). Miss Yuni mengungkapkan banyak jenazah pekerja migran Indonesia hanya disemayamkan tanpa kepastian pemulangan. “Pemerintah pun sudah tahu tetapi belum bisa memulangkan karena tidak ada anggaran. Jenazah akhirnya hanya disemayamkan sampai kering,” ujarnya, sebagaimana dikutip oleh redaksi di Jakarta, Senin (15/9/2025). Baca Juga: Kuota Migran Profesional Dinilai Masih Kurang Ia mengatakan, dalam kondisi tersebut sesama pekerja migran kerap bergotong royong mengumpulkan dana untuk membantu keluarga korban. “Saya setiap hari mengumpulkan uang seribu sampai dua ribu rupiah. Tapi saat saya meminta ke pemerintah tidak ada satu pun yang peduli. Akhirnya orang-orang daerah asal yang turun tangan,” tegasnya. Baca Juga: Pekerja Migran Minta Pemerintah Jangan Persulit Aturan Arie Untung menilai kondisi ini berkaitan dengan meningkatnya angka pengangguran di dalam negeri. “Kemarin sempat ramai tagar kabur aja dulu. Hal ini berhubungan dengan meningkatnya angka pengangguran di Indonesia,” jelasnya.

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#Jenazah PMI terbengkalai#Pemulangan Jenazah PMI#PMI Kamboja
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.