
Pekerja Migran Indonesia Jadi Sasaran Empuk Kasus TPPO

Jakarta - Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Metro Jaya Brigjen Suyudi Ari Seto mengatakan, pekerja migran Indonesia merupakan sasaran empuk dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
"Para pekerja migran masih berisiko untuk menjadi korban dari kejahatan perdagangan orang," ujar Suyudi saat acara Seminar di Mapolda Metro Jaya, Selasa (18/7/2023).
Padahal, kata dia, pekerja migran ini merupakan penyumbang devisa negara terbesar nomor dua. Namun, kontribusi pekerja migran malah menjadi target kejahatan TPPO.
"Pekerja migran Indonesia yang merupakan suatu contoh bentuk partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi telah menjadi penyumbang devisa terbesar kedua," terang Suyudi.
📖 Baca Juga ↗http://Sebanyak 9 Korban TPPO Tujuan Selandia Baru, Dipulangkan Kemensos ke Kampung HalamannyaSuyudi menilai, kasus ini sudah menjadi atensi serius dari pemerintah, khususnya Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Hal ini merupakan masalah yang serius bagi negara sebagaimana yang sudah disampaikan Bapak Presiden dan Bapak Kapolri," terang dia.
Suyudi menuturkan, pemerintah dan kepolisian telah bertekad untuk memberantas kasus TPPO.
"Kami telah bertekad untuk melindungi para pekerja migran untuk memberantas kasus TPPO ini, TPPO adalah suatu bentuk kejahatan yang mencoreng harkat dan martabat serta melanggar hak asasi manusia," ungkapnya.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



