VOICE Indonesia
News

Perguruan Tinggi Jadi Andalan Penyediaan Pekerja Migran

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Perguruan Tinggi Jadi Andalan Penyediaan Pekerja Migran
Perguruan Tinggi Jadi Andalan Penyediaan Pekerja Migran
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta — Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mendorong perguruan tinggi mengambil peran lebih jauh dalam menyiapkan pekerja migran terampil yang siap bersaing di pasar global. Dorongan ini muncul seiring target pemerintah menempatkan ratusan ribu tenaga kerja terampil ke luar negeri pada 2026, yang dinilai membutuhkan kesiapan sejak bangku kuliah. Direktur Jenderal KP2MI Dwi Setiawan Susanto menilai kampus memiliki infrastruktur yang cukup untuk dikembangkan menjadi pusat penyiapan pekerja migran berbasis kompetensi. Strategi tersebut diarahkan melalui penguatan Career Development Center (CDC) yang dikembangkan menjadi migrant center di lingkungan perguruan tinggi. “Nah jadi bapak, ibu, menariknya nanti dari career development, men-create jadi international atau migrant center,” ujarnya di Jakarta, Rabu (8/4/2026). Ia menekankan bahwa kebutuhan tenaga kerja luar negeri tidak hanya menuntut kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan teknis, penguasaan bahasa asing, serta pemahaman lintas budaya.

Baca Juga : Tangis PMI Asal Sumbawa di Oman: “Saya Tidak Ingin Mati di Negara Orang” Pemerintah menargetkan hingga 500 ribu pekerja migran terampil dapat ditempatkan ke berbagai negara sepanjang tahun ini. “Perkebunan Indonesia itu leading bapak, ibu, tidak ada kompetitornya,” katanya. Dwi menyebut sektor unggulan yang disiapkan meliputi kesehatan, hospitality, manufaktur, perkebunan, hingga kehutanan yang dinilai memiliki peluang besar di pasar global. Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Fauzan menilai langkah ini menjadi strategi penting untuk membuka peluang kerja bagi lulusan dalam negeri. “Kita mencoba ingin menjadikan kampus sebagai pusat layanan tenaga kerja ke luar negeri,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir agar bekerja di luar negeri dapat menjadi bagian dari ekosistem akademik yang berkembang di perguruan tinggi. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Menguji Keseriusan Negara: Segera Sahkan Perubahan Ketiga UU PMI dan Ratifikasi ILO C188!

Baca Berita Lainnya di Google News

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#KP2MI#pekerja migran#perguruan tinggi penyedia PMI
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.