
Pulang ke Indonesia, PMI Yohana Didampingi UPT BP2MI
DENPASAR,AKUUPDATE.ID - Kebahagian terpancar dari wajah sang anak Nikolaus Welu ketika ibu kandungnya, Yohana Tatok, tiba di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Senin (31/5). Yohana Tatok adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban pemberangkatan ilegal ke Malaysia, yang akhirnya dipulangkan ke Bali dengan pesawat Lion Air JT-38.
“Ibu saya seharusnya pulang ke Bali pada tanggal 26 Mei 2021 dari Tanjungpinang, tetapi ibu saya ketinggalan pesawat. Ibu saya tidak memiliki uang untuk membeli tiket, sehingga sempat terlantar. Untungnya, BP2MI memfasilitasi pemulangan ibu saya ke Bali hari ini," ujar Nikolaus, anak dari PMI Yohana. UPT BP2MI Denpasar turut membantu dalam proses serah terima PMI Yohana kepada keluarganya.
Baca Juga : Pulang dari Suriah, Kepala BP2MI Jemput 22 PMI Repatriasi Korban TPPO
"Kami sangat menyayangkan kejadian yang menimpa PMI bersangkutan dan kami tidak akan bosan menyampaikan agar semua orang yang hendak bekerja ke luar negeri untuk menempuh jalur prosedural. Dengan demikian, diharapkan PMI dapat terhindar dari permasalahan sebelum, selama, dan setelah bekerja di luar negeri. PMI harus berhati-hati dan cermat dalam memilah lowongan, apalagi dalam masa pandemi seperti ini. Jika ragu-ragu, PMI dapat mengkonfirmasi validitas lowongan ke UPT BP2MI Denpasar atau unit BP2MI terdekat lainnya,” kata kepala UPT BP2MI Denpasar, Wiam Satriawan.
Yohana Tatok sebelumnya berangkat ke Malaysia untuk bekerja sebagai penata laksana rumah tangga. Namun, statusnya sebagai PMI penempatan nonprosedural membuat Yohana ditangkap oleh pihak kepolisian Malaysia sebelum dipulangkan ke Indonesia pada tanggal 25 Mei 2021. Yohana berasal dari Flores, Nusa Tenggara Timur, namun yang bersangkutan berdomisili di Bali bersama anak kandungnya. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



