
Siapkan Tes Psikologi dan Keperawatan G to G Jepang, BP2MI Pekanbaru Adakan Webinar dengan Kemenkes RI
PEKANBARU,AKUUPDATE.ID - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Pekanbaru menghadirkan webinar dengan tema "Kiat Sukses Menghadapi Ujian Psikologi dan Keperawatan G to G Ke Jepang" pada Senin (19/7) pukul 13.30 melalui Zoom
Bersama 31 orang kandidat nurse dan care worker G to G Jepang batch XV yang telah lulus verifikasi dokumen dan akan mengikuti tes keperawatan dan psikologi secara daring pada tanggal 22 hingga 23 Juli 2021 sesuai yang tertera pada pengumuman Nomor PENG.163/KWS.1-DIT2/VII/2021.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu para kandidat yang berasal dari wilayah Riau dan Jambi agar dapat mempersiapkan diri pada tes tersebut dan juga sebagai bentuk pelayanan VVIP yang diberikan oleh UPT BP2MI Pekanbaru kepada Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).
Baca Juga : BP2MI Fasilitasi Pemulangan Dua PMI di Yogyakarta
Hadir sebagai narasumber, Ketua Jurusan Keperawatan Poltekkes Jakarta III, Kementerian Kesehatan RI, Ulty Desmarnita yang menyampaikan beberapa materi dalam menjawab soal tes keperawatan pada seleksi G to G Jepang meliputi persiapan sebelum ujian, metode belajar yang baik, tips menjawab soal, tipe dan komponen soal,serta trik memilih jawaban yang tepat.
Lebih lanjut, Ulty juga mengungkapkan apresiasinya kepada UPT BP2MI Pekanbaru atas inisiasi pengadaan webinar mengenai tes keperawatan dan psikologi yang belum pernah dilaksanakan sebelumnya. Ulty juga menyarankan agar ke depannya para kandidat dapat diberikan kegiatan berupa tambahan mentoring dan bimbingan berkaitan dengan materi tes.
Sementara itu, Kepala UPT BP2MI Pekanbaru, Mangampin Simamora, menyambut baik kegiatan webinar ini untuk memberikan pencerahan kepada peserta agar dapat melewati seluruh tahapan seleksi bekerja ke Jepang dengan sukses.
Baca Juga : 2 WNI Kasus Narkoba Divonis Bebas Pengadilan Tinggi Jepang
Mangampin juga menambahkan bahwa hal yang paling penting dalam bekerja ke luar negeri adalah mempersiapkan mental.
"Semoga apa yang disampaikan oleh narasumber dapat memberikan pencerahan kepada seluruh peserta. Satu hal yang perlu saya garis bawahi untuk bekerja ke Jepang adalah persiapan mental yang baik," tambahnya.
Sebagai penutup, pada akhir kegiatan disampaikan video mengenai tes psikologi daring yang berdurasi kurang lebih empat menit. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



