
Sugeng Suparwoto Apresiasi Lomba Orasi Bintang Orator
JAKARTA,AKUUPDATE.ID - Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mengapresiasi penyelenggaraan Lomba Orasi Bintang Orator (LOBO) oleh Biro Pemberitaan Parlemen DPR RI. Sugeng mengungkapkan, lomba ini selain menjadi sarana komunikasi dari masyarakat ke DPR RI, juga menjaring aspirasi dan kritik terhadap pemerintah dan parlemen.
LOBO tahun 2021 ini mengangkat tema "Masukan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Energi Baru dan Terbarukan (EBT)". "Regulasi ini (EBT) nantinya mengarah pada keadilan energi, dimana potensi energi di setiap daerah akan dioptimalkan penggunaannya bagi daerah masing-masing. Jadi, pijakannya EBT ini adalah kearifan lokal," ungkapnya saat acara babak final LOBO di ruang rapat Komisi VII DPR RI, Gedung Nusantara I, Jumat (4/6/2021).
Sugeng menjabarkan beberapa unsur penilaian mulai dari aspek konten orasi, penghayatan terhadap materi dan pemahaman akan masalah yang disampaikan saat orasi. "Saat orasi, harus ada inotansi nadanya, jadi bukan hanya perkara volume suara yang keras. Lalu yang utama juga bagaimana pesan itu dapat tersampaikan kepada auidens dengan baik," urai Politisi dapil Jawa Tengah VIII itu.
Setelah melakukan penjurian diperolehlah nama-nama pemenang, yakni di urutan pertama ialah Felix Julio, dimana menurut Sugeng, peserta mampu menghubungkan keterkaitan EBT dengan alam dan generasi masa depan. "Bahwa energi itu tujuan dan arahnya memang ke masa depan dan berdampak pada kelestarian alam," sebutnya.
Baca Juga : DPR Imbau Pemerintah untuk Tingkatkan Pemerataan Pembangunan
Pemenang urutan kedua ialah Nenden Rosita yang diapresiasi mampu menyampaikan pesan secara runut, punya basis pengetahuan isu energi yang baik, namun kurang dari sisi spontanitas. Sementara pemenang ketiga ialah Yudha Bima Herlambang, yang dinilai unggul dalam ekspresi namun konten orasi belum unggul dibandingkan pemenang lainnya.
Sementara itu Ketua Panitia Muhammad Ibnu Chalid menjelaskan, 90 persen peserta LOBO terdiri dari mahasiswa dan siswa/santri, dan sekitar 10 persen masyarakat umum dengan beragam profesi seperti guru, advokat, dai, dan lainnya. Setelah 7 kali pelaksanaan, LOBO telah menghasilkan 27 orang Bintang Orator, tersebar di sejumlah daerah di tanah air.(*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



