VOICE Indonesia
HOT
Peristiwa

Gunung Bromo Erupsi, Polisi Minta Wisatawan Jauhi Kawah 1 Kilometer

M. Rizki - VOICEIndonesia.co2 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Bromo erupsi
Gunung Bromo Erupsi(Foto: Voiceindonesia.co)

VOICEINDONESIA.CO, Probolinggo – Aktivitas vulkanik Gunung Bromo kembali meningkat. Gunung kebanggaan warga Jawa Timur ini mengalami erupsi pada Kamis (5/11/2026) sore, dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi kurang lebih 500 meter di atas puncak kawah.

Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), letusan tersebut terjadi tepat pukul 17.11 WIB. Kolom abu yang membubung tampak berwarna kelabu dengan ketebalan bervariasi dari tipis hingga tebal, serta terbawa angin condong ke arah barat.

Selain itu, seismogram mencatat erupsi ini memiliki amplitudo maksimum sebesar 23 milimeter dengan durasi singkat, yakni sekitar 46 detik. Meskipun menunjukkan peningkatan aktivitas, hingga saat ini status Gunung Bromo masih berada di Level II (Waspada).

Menanggapi situasi tersebut, jajaran Polres Probolinggo tidak tinggal diam. Melalui Polsek Sukapura, pihak kepolisian langsung membentuk Tim Siaga Bencana untuk turun tangan melakukan pemantauan intensif di kawasan wisata populer tersebut.

Kapolres Probolinggo, AKBP Asmida Rizki Siregar, mengimbau masyarakat luas, para wisatawan, pedagang, maupun pelaku jasa pariwisata agar tetap tenang. Ia meminta semua pihak untuk tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap segala kemungkinan perubahan aktivitas vulkanik.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat dan wisatawan yang berada di kawasan Gunung Bromo agar tetap tenang, tidak panik, namun selalu meningkatkan kewaspadaan. Patuhi rekomendasi PVMBG dengan tidak memasuki radius satu kilometer dari kawah aktif. Keselamatan masyarakat dan wisatawan menjadi prioritas utama," tegas AKBP Asmida, Jumat.

Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian terus memperkuat koordinasi lintas sektoral dengan berbagai instansi terkait di lapangan.

"Kami telah menginstruksikan jajaran Polsek Sukapura bersama Tim Siaga Bencana Polres Probolinggo untuk terus melakukan pemantauan, memberikan imbauan kepada masyarakat dan wisatawan, serta meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait. Kami ingin memastikan langkah antisipasi dilakukan secara cepat dan tepat apabila terjadi perkembangan aktivitas Gunung Bromo," tambahnya.

Di sisi lain, Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Bromo, Budi Marwoto, menjelaskan bahwa pihaknya terus mengawasi pergerakan magma secara ketat, baik secara visual maupun menggunakan instrumen seismograf mutakhir. Segala bentuk penentuan status gunung ini murni berdasarkan hasil analisis dan evaluasi berkala dari PVMBG.

Sementara itu, Kepala Resor Tengger Laut Pasir Cemoro Lawang, Haryono, S.Hut., menyampaikan bahwa kegiatan pariwisata di sekitar kawasan masih berjalan normal seperti biasa. Meskipun demikian, pihaknya tetap menunggu instruksi resmi dan kebijakan lanjutan dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS).

Hingga Kamis malam, aparat gabungan terus bersiaga penuh di lokasi. Seluruh wisatawan yang berkunjung diingatkan agar senantiasa mematuhi rambu-rambu larangan dan mengikuti arahan petugas demi keamanan bersama. (dur)

Pilihan Redaksi

SPPI Dorong Perda Perlindungan Pekerja Migran Manggarai Segera DibentukPekerja Migran Indonesia

SPPI Dorong Perda Perlindungan Pekerja Migran Manggarai Segera Dibentuk

VOICE Indonesia· 06 November 2026
##bromo #erupsi #wisatawan #laharpanas #peristiwa #jawatimur
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.