VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Rekomendasi pemberian gelar Pahlawan Nasional 2026 kepada sejumlah tokoh bangsa telah melewati serangkaian penelitian dan pengkajian berjenjang. Hasilnya kini disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto menjelang peringatan Hari Pahlawan 2026.
Dalam keterangan yang diterima VOICEINDONESIA.CO, Kamis (5/11/2026), Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan rekomendasi Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) itu kepada Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (04/11/2026). Pertemuan tersebut membahas usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada sejumlah tokoh bangsa.
Proses pengkajian dimulai dari Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) tingkat kabupaten/kota dan provinsi. Tahap berikutnya dilakukan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) Kementerian Sosial.
Hasil penelitian dan pengkajian itu kemudian dibahas dalam sidang Dewan GTK sebelum disampaikan kepada Presiden sebagai rekomendasi. Tahapan ini merupakan bagian dari mekanisme yang harus dilalui dalam proses pengusulan gelar Pahlawan Nasional.
Penyampaian rekomendasi tersebut merupakan bagian dari mekanisme negara dalam pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh yang dinilai memiliki jasa dan pengabdian bagi bangsa dan negara.
Melalui proses itu, pemerintah menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai kepahlawanan, patriotisme, persatuan, dan pengabdian kepada bangsa sebagai bagian dari perjalanan Indonesia menuju masa depan, menurut siaran pers Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.






















