VOICE Indonesia
Daerah

BP3MI Fasilitasi Orientasi 42 CPMI NTT ke Malaysia dan Singapura

Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
BP3MI Fasilitasi Orientasi 42 CPMI NTT ke Malaysia dan Singapura
BP3MI Fasilitasi Orientasi 42 CPMI NTT ke Malaysia dan Singapura
VOICEINDONESIA.CO, Kupang - Balai Pelayanan Perlindungan dan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur memfasilitasi layanan orientasi pra pemberangkatan (OPP) bagi 42 calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang akan bekerja di Malaysia dan Singapura. “Orientasi ini penting sebagai bekal edukasi agar para CPMI memahami hak dan kewajibannya selama bekerja di luar negeri,” ujar Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, di Kupang, Kamis (10/7/2025). Dari 42 CPMI, 35 orang akan bekerja di sektor informal dan 7 orang di sektor formal. Sebanyak 40 orang akan ditempatkan di Malaysia, sedangkan 2 orang di Singapura. BP3MI memberikan materi OPP mencakup: Pemahaman perjanjian kerja dan hukum negara tujuan, Pengelolaan keuangan, Pembinaan mental dan pola hidup sehat, Pengenalan budaya serta adat istiadat negara penempatan. Selain itu, BP3MI juga melakukan perekaman data E-PMI untuk melengkapi administrasi digital para calon pekerja. Baca Juga: Tanpa Jaminan Pelindungan, Indonesia Tolak Kirim PMI ke Qatar  Suratmi mengingatkan CPMI agar tidak tergiur lowongan kerja yang tidak resmi dan selalu memverifikasi informasi dengan cermat. “Jangan sampai menjadi korban penempatan ilegal atau bahkan perdagangan orang,” tegasnya. Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk aktif memberikan pelatihan komprehensif bagi CPMI, agar lebih banyak tenaga kerja asal NTT bisa mengisi sektor formal. Baca Juga: Sekolah Rakyat Probolinggo Disosialisasikan Orang Tua Murid Tersentuh Haru “Jangan hanya dikenal sebagai provinsi pengirim pembantu terbanyak. Kita harus naik kelas dan kirim lebih banyak tenaga kerja formal yang berkualitas,” kata Suratmi. Diketahui hingga Juli 2025, jumlah penempatan CPMI asal NTT tercatat telah mencapai 1.087 orang.

Ringkasan AI

Balai Pelayanan Perlindungan dan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur memfasilitasi layanan orientasi pra pemberangkatan (OPP) bagi 42 calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang akan bekerja di Malaysia dan Singapura. “Orientasi ini penting sebagai bekal edukasi agar para CPMI memahami hak dan kewajibannya selama bekerja di luar negeri,” ujar Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, di Kupang, Kamis (10/7/2025).

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.