VOICEINDONESIA.CO, Bojonegoro – Kebakaran hutan kembali terjadi di Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa timur, Selasa (29/9). Api yang diduga berasal dari aktivitas warga membakar sampah itu nyaris merembet ke bangunan sekolah karena titik api hanya berjarak sekitar 10 meter.
Kondisi tersebut membuat petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan berjibaku untuk memutus jalur api. Terlebih, cuaca panas disertai angin kencang membuat api dengan cepat membesar dan merambat melalui dedaunan jati yang mengering di kawasan hutan belakang sekolah.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro Ahmad Agus mengatakan kebakaran diduga dipicu warga yang membakar sampah pada siang hari di sekitar kawasan hutan. Namun, api tidak diawasi hingga akhirnya merembet ke area hutan.
“Kami mendapat laporan adanya kebakaran hutan dari salah satu guru di sekolah. Sebanyak delapan personel dari Pos Padangan kami terjunkan,” ujar Agus.
Petugas mengerahkan dua unit fire truck dan satu unit truk water supply untuk melakukan pemadaman. Upaya tersebut sekaligus dilakukan untuk mencegah api mendekati bangunan sekolah.
“Petugas langsung memutus jalur api yang kian mendekat ke bangunan sekolah. Jarak titik api dengan bangunan sekolah kurang lebih hanya 10 meter,” terangnya.
Petugas membutuhkan waktu sekitar lima jam untuk menjinakkan kobaran api. Berkat upaya tersebut, api berhasil dipadamkan sebelum merembet dan membakar gedung sekolah.
“Alhamdulillah api dapat dipadamkan dan kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” pungkas Agus.(joe)



























