VOICE Indonesia7 Tahun VOICEIndonesia.co
VOICE Indonesia7 Tahun VOICEIndonesia.co

7 Tahun VOICEIndonesia.co — bagikan kritik, saran, apresiasi, atau ucapan Anda!

Kirim Pesan
Daerah

Ribuan Anggota Kelompok Silat Serbu Basecamp Debt Collector Dihadang Aparat

Joko Hermanto - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi
VOICE Indonesia di Google
1396560
Petugas gabungan TNI-Polri mengamankan jalannya aksi unjuk rasa dari ribuan anggota kelompok pencak silat PSHT yang hendak menerobos barikade menuju basecamp penagih hutang(Foto: Dok.Joko Hermanto/VOICEINDONESIA)

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Aksi unjuk rasa ribuan pesilat di Surabaya, Jumat 31 Juli 2026 sempat diwarnai bentrokan dengan aparat gabungan TNI dan Polri di simpang Jalan RA Kartini. Massa sebelumnya bergerak dari Mapolrestabes Surabaya menuju kantor debt collector di Jalan Teuku Umar.

Berdasarkan pantauan di lokasi, aparat menutup akses menuju Jalan Teuku Umar untuk mencegah massa mendekati kantor debt collector. Sejumlah personel TNI dan Polri membentuk barikade di persimpangan jalan sebagai upaya menjaga situasi tetap kondusif.

Ketegangan terjadi saat sebagian peserta aksi berupaya melewati barikade petugas. Situasi kemudian memanas ketika terjadi aksi pelemparan batu, botol, dan potongan kayu ke arah aparat yang berjaga di lokasi.

Akibat insiden tersebut, seorang personel TNI dilaporkan mengalami luka akibat terkena lemparan benda keras. Aparat tetap mempertahankan pengamanan untuk mencegah massa bergerak mendekat lokasi yang menjadi tujuan aksi.

Aksi ribuan pesilat ini merupakan bentuk protes atas dugaan pembacokan terhadap seorang anggota PSHT yang diduga dilakukan oleh oknum debt collector di kawasan Jalan Basuki Rahmat, Surabaya. Massa mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sebelum bergerak ke Jalan Teuku Umar, ribuan anggota kelompok silat lebih dahulu menggelar aksi di depan Mapolrestabes Surabaya. Dalam orasinya, perwakilan massa meminta proses hukum dilakukan secara objektif dan memberikan kepastian hukum bagi korban.

Untuk mengamankan jalannya aksi, Polrestabes Surabaya mengerahkan 1.839 personel gabungan TNI dan Polri. Pengamanan juga dilakukan di sejumlah titik, termasuk akses masuk Kota Surabaya, guna mengantisipasi kedatangan massa dari luar daerah serta mencegah potensi gangguan keamanan.

Hingga Jumat petang, aparat masih bersiaga di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali. Kepolisian Polrestabes Surabaya mengimbau seluruh pihak menahan diri, menjaga ketertiban, dan menyerahkan penyelesaian perkara sepenuhnya kepada proses hukum yang sedang berjalan.(joe)

Ringkasan AI

Ribuan anggota kelompok silat menggelar aksi protes ke kantor debt collector di Surabaya menuntut pengusutan pembacokan terhadap anggota PSHT. Bentrokan sempat terjadi dengan aparat yang melakukan pengamanan ketat dan menutup akses menuju lokasi, hingga seorang personel TNI terluka akibat lemparan benda keras.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Imigrasi Aceh Awasi 13 ABK Warga Negara AsingImigrasi

Imigrasi Aceh Awasi 13 ABK Warga Negara Asing

Afifah· 31 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.