VOICEINDONESIA.CO, Nganjuk – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Nganjuk menggelar razia gabungan dan tes urine bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai upaya deteksi dini pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
“Kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban,” ujar Kepala Rutan Kelas IIB Nganjuk, Arief Budi Prasetya, Kamis (24/9).
Langkah preventif ini dilaksanakan melalui sinergi lintas instansi yang melibatkan unsur TNI, Polri, hingga Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nganjuk.
“Kami terus memperkuat sinergi dengan TNI, Polri, dan BNNK Nganjuk untuk memastikan Rutan Nganjuk tetap aman dan kondusif,” tegas Arief Budi Prasetya.
Pengawasan ketat dan pemeriksaan menyasar area hunian serta para WBP guna memastikan tidak ada penyalahgunaan barang terlarang di dalam lingkungan Rutan.
“Pencegahan harus dilakukan secara konsisten melalui pengawasan, pemeriksaan, serta deteksi dini terhadap potensi gangguan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan,” tambah Arief Budi Prasetya.
Melalui kegiatan berkala ini, Rutan Nganjuk menegaskan komitmennya untuk menjamin stabilitas keamanan internal secara berkelanjutan.
“Sinergi bersama TNI, Polri, dan BNNK Nganjuk diharapkan semakin memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban serta mendukung terwujudnya Rutan Nganjuk Bersinar,” pungkas Arief Budi Prasetya.
Langkah tegas ini menjadi bagian nyata dari komitmen mewujudkan Rutan Nganjuk yang Bersinar (Bersih dari Handphone dan Narkoba) serta bebas dari peredaran gelap narkotika.(joe)



























