VOICEINDONESIA.CO, Banten – Identitas satu korban dari delapan orang yang hilang bersama KM Arupadatu I akhirnya terungkap. Jasad yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, dipastikan merupakan Sukarman, salah satu ABK kapal tersebut.
Namun, kepastian identitas Sukarman belum menjawab keberadaan tujuh korban lainnya.
KM Arupadatu I sebelumnya membawa lima jurnalis dan tiga kru kapal ketika hilang kontak pada 7 September 2026 saat perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.
Sukarman menjadi korban pertama dari rombongan tersebut yang berhasil diidentifikasi melalui pemeriksaan DNA.
Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki mengatakan jenazah Sukarman selanjutnya akan diberangkatkan dari Bengkulu menuju Jakarta sebelum diserahkan kepada keluarga.
Sementara itu, informasi mengenai tujuh korban lainnya masih menunggu perkembangan pencarian dan identifikasi lebih lanjut. (rnm)



























