VOICE Indonesia
Daerah

Tim Gabungan Masih Sisir Kawasan Bromo Antisipasi Bara Api

Joko Hermanto - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
1450920
Tim BPBD Jatim melakukan penyisiran bara di sejumlah semak belukar untuk memastikan api padam(Foto: Dok.Humas BPBD Jatim)

VOICEINDONESIA.CO, Probolinggo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo berhasil dipadamkan pada Jumat 14 Agustus 2026. Berdasarkan pemantauan melalui udara menggunakan helikopter dan drone serta penyisiran darat, tim gabungan tidak menemukan lagi titik api.

Dua titik asap yang sempat muncul di Pakis Bincil 1 dan Pakis Bincil 2 pada Jumat pagi juga telah berhasil dipadamkan melalui operasi water bombing. Pemadaman di Pakis Bincil 1 dilakukan Helikopter PK-DAP dan PK-DBM, sedangkan Pakis Bincil 2 ditangani Helikopter PK-DAN.

“Hasil laporan tim lapangan, dari pagi hingga siang ini sudah dilakukan patroli mencari potensi bara dan asap untuk langsung dilakukan pembasahan, baik melalui water bombing maupun penyemprotan lewat darat,” kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto.

Tim gabungan masih melanjutkan penyisiran darat untuk memastikan tidak ada potensi titik api baru maupun bara di bekas lokasi kebakaran. Penyisiran dilakukan di sejumlah titik, termasuk Bukit Cinta dan Pakis Bincil, untuk mengantisipasi bara yang muncul akibat terpaan angin atau pembasahan yang belum sempurna.

“Dan hingga siang ini, tidak ditemukan lagi titik api dan bara,” ujar Gatot. Gatot turut mengikuti penyisiran darat yang dilakukan tim gabungan pada Kamis sore kemarin, 13 Agustus 2026.

Seiring kondisi kebakaran yang telah terkendali, tiga helikopter yang digunakan dalam operasi, yakni PK-DAP, PK-DBM, dan PK-DAN, telah kembali ke Bandara Abdurrahman Saleh untuk standby. Tim darat tetap melakukan patroli dan pemantauan guna memastikan kawasan benar-benar aman dari potensi munculnya kembali titik api.

“Karena kondisi itulah, semua helikopter, mulai PK-DAP, PK-DBM hingga PK-DAN, saat ini telah kembali ke Bandara Abdurrahman Saleh untuk standby,” kata Gatot.

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Jatim, hingga hari ke-12, luas area yang terbakar di kawasan Gunung Bromo mencapai sekitar 1.120,3 hektare. Vegetasi yang terdampak meliputi cemara gunung, mentigen, akasia, dan semak belukar.

“Dalam operasi pemadaman ini, tiga unit helikopter, satu unit drone water spray, 11 unit mobil pemadam kebakaran, dan satu unit kendaraan Komodo telah dikerahkan,” ujar Gatot. Sementara itu, tiga helikopter telah melakukan 35 sortie dengan total 166 rit water bombing dan mencurahkan sekitar 477.500 liter air.

Operasi melibatkan unsur BNPB, BPBD Jatim, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, TNI/Polri, Polhut, BMKG Juanda, BPBD kabupaten/kota, serta sejumlah damkar dan relawan. Tim gabungan juga terus mengawasi kawasan terdampak untuk memastikan tidak ada bara maupun asap yang berpotensi memicu kebakaran kembali.(joe)

Ringkasan AI

Tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan di Gunung Bromo dan tidak menemukan titik api lagi setelah operasi water bombing. Namun, penyisiran darat tetap dilanjutkan untuk mengantisipasi munculnya bara akibat angin atau pembasahan yang belum sempurna.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Pekerja Migran Juga Harus Rasakan Manfaat APBNPekerja Migran Indonesia

Pekerja Migran Juga Harus Rasakan Manfaat APBN

S Nurafifa· 15 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.