VOICE Indonesia
Ekonomi

Begini Cara Pemerintah Dongkrak Pendapatan Nelayan

Abdulloh Hilmi - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Pemerintah akan fokus meningkatkan pendapatan nelayan melalui pembangunan kampung nelayan serta pengembangan budi daya ikan tematik.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan langkah tersebut dilakukan karena tingkat kesejahteraan nelayan masih perlu ditingkatkan.

"Tahun ini kita fokus meningkatkan pendapatan nelayan kita," kata Zulhas saat Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/3026).

Zulhas mengatakan berdasarkan data pemerintah, Nilai Tukar Nelayan (NTN) berada di angka 103. Menurutnya, angka tersebut menunjukkan pendapatan nelayan masih menjadi salah satu pekerjaan rumah pemerintah.

Untuk meningkatkan NTN, pemerintah menyiapkan pembangunan sekitar 1.300 hingga 2.000 kampung nelayan. Kampung tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung aktivitas nelayan.

"Kita akan membangun 1.300 sampai 2.000 kampung nelayan," ujarnya.

Fasilitas yang disiapkan antara lain pelabuhan, tempat pelelangan ikan, ruang penyimpanan dingin, bengkel, fasilitas pengolahan hasil laut, perumahan, serta fasilitas sosial.

Selain pembangunan kampung nelayan, pemerintah juga akan mengembangkan budi daya ikan tematik yang menyasar sekitar 40 ribu desa di seluruh Indonesia.

"Secara bertahap kami akan kembangkan budi daya tematik di 40.000 desa," kata Zulhas.

Menurutnya, berbagai program tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus pendapatan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

"Langkah ini dilakukan agar nelayan di Indonesia dapat menikmati hasil dari pekerjaannya, sehingga kesejahteraan dapat dirasakan para nelayan," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih telah berdiri dan berfungsi pada akhir Desember 2026. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi kelautan Indonesia.

"Hari ini, 100 kampung nelayan telah dibangun. Target kita, 1.386 kampung nelayan berdiri dan berfungsi pada akhir Desember 2026," kata Prabowo di Gedung MPR RI, Jakarta.

Prabowo menilai pembangunan kampung nelayan menjadi bagian penting dalam upaya menjadikan laut sebagai sumber kemakmuran bagi masyarakat.

Ia menyebut nilai sektor perikanan Indonesia mencapai sekitar 34 miliar dolar AS setiap tahun. Namun, baru sekitar lima persen dari potensi tersebut yang dapat dinikmati Indonesia. Sementara sebagian potensi lainnya, menurut Prabowo, masih diambil kapal-kapal asing secara ilegal.

"Sisanya, diambil oleh kapal-kapal negara lain tanpa izin kita. Bayangkan berapa nilai yang kita hilang tiap hari, tiap malam," ujar Prabowo.

Ringkasan AI

Pemerintah akan fokus meningkatkan pendapatan nelayan melalui pembangunan kampung nelayan serta pengembangan budi daya ikan tematik. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan langkah tersebut dilakukan karena tingkat kesejahteraan nelayan masih perlu ditingkatkan.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Tanpa Kompromi Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Pengelola Konten Ilegal Di BaliImigrasi

Tanpa Kompromi Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Pengelola Konten Ilegal Di Bali

VOICE Indonesia· 14 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.