VOICEINDONESIA.CO, Mataram – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyiagakan tujuh SPBU di jalur wisata dan jalur menuju kawasan Mandalika menjelang gelaran MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit, Kabupaten Lombok Tengah, pada 9-11 Oktober 2026.
Ketujuh SPBU itu terdiri atas tiga SPBU di Lombok Tengah, dua di Lombok Barat, dan dua di Kota Mataram. Pertamina juga menyiapkan tambahan pasokan BBM sekitar 20-30 persen pada jalur wisata dan jalur menuju sirkuit.
“Hal itu kami lakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat, wisatawan, dan pelaku usaha selama penyelenggaraan ajang internasional tersebut tetap terpenuhi,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi di Mataram, Sabtu (3/10/2026).
Ahad menyatakan pemantauan mencakup ketersediaan stok BBM dan LPG, kelancaran distribusi, serta pelayanan di SPBU. Pemantauan dilakukan berkala sesuai pola konsumsi dan kebutuhan tiap wilayah.
Ia menyebut penambahan pasokan BBM dilakukan secara dinamis dengan mempertimbangkan *throughput* harian dan perkembangan kebutuhan di masing-masing SPBU.
Dari sisi pasokan, Pertamina menyiapkan lima armada kapal dengan total kapasitas sekitar 34.400 KL untuk mendukung suplai energi di NTB. Armada itu terdiri atas kapal tipe Small Tanker II berkapasitas 3.500-6.499 DWT.
Ahad menyatakan Pertamina juga memantau pelayanan di SPBU, termasuk antrean kendaraan. Pertamina berkoordinasi dengan pengelola SPBU agar pelayanan optimal dan antrean tertib tanpa mengganggu arus lalu lintas.
“Pengelola SPBU juga kami dorong untuk mengatur pelayanan dan antrean dengan baik, sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh BBM dengan nyaman dan tertib,” katanya.
Untuk LPG, Ahad menyebut Pertamina memantau ketersediaan di jaringan agen dan pangkalan resmi. Penyaluran dilakukan sesuai kebutuhan untuk mengantisipasi perubahan permintaan selama MotoGP.
“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dan melakukan evaluasi secara berkala agar kebutuhan energi masyarakat, wisatawan, dan pelaku usaha dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Ahad.
Pertamina mengimbau masyarakat mengisi BBM dan membeli LPG sesuai kebutuhan serta menghindari pembelian berlebihan. Informasi layanan dan produk tersedia lewat aplikasi MyPertamina dan Pertamina Contact Center 135.



























