VOICE Indonesia
Internasional

Ratusan Penerbangan Batal, WNI Diimbau Risiko Cuaca Ekstrem

Afifah - VOICEIndonesia.co
Ratusan Penerbangan Batal, WNI Diimbau Risiko Cuaca Ekstrem
Ratusan Penerbangan Batal, WNI Diimbau Risiko Cuaca Ekstrem
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Belanda untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul cuaca ekstrem musim dingin yang melanda hampir seluruh wilayah negara tersebut. Meski demikian, Kemlu memastikan kondisi WNI hingga saat ini relatif aman. “Hingga saat ini, tidak terdapat laporan WNI yang terdampak signifikan, selain hambatan pada transportasi publik,” demikian pernyataan tertulis Direktorat Pelindungan WNI Kemlu RI di Jakarta, Rabu (7/1/2025). Baca Juga: Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Pemda Diminta Perkuat BPBD Kemlu meminta WNI di Belanda untuk aktif memantau informasi cuaca dari otoritas setempat, mengurangi aktivitas perjalanan yang tidak mendesak, serta segera menghubungi nomor darurat 112 apabila menghadapi situasi berbahaya. Cuaca ekstrem di Belanda ditandai dengan turunnya salju dan pembentukan es yang memicu risiko tinggi kecelakaan. Badan Meteorologi Belanda (KNMI) pada Rabu (7/1) menetapkan peringatan Kode Oranye di hampir seluruh wilayah Belanda, sementara Kode Kuning diberlakukan di Provinsi Limburg dan Kepulauan Wadden. Sebagai langkah antisipasi, Kemlu RI melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag terus melakukan pemantauan intensif, menjalin koordinasi dengan otoritas setempat, serta menyampaikan imbauan kewaspadaan kepada WNI dan diaspora Indonesia melalui kanal resmi. Kemlu juga mengingatkan WNI agar memanfaatkan layanan darurat KBRI Den Haag, yakni hotline kekonsuleran di nomor +31 6 288 60 509 serta layanan keimigrasian darurat di +31 6 828 4 9252. Baca Juga: Satu Tahun Beroperasi, Sindikat Love Scamming di Sleman Raup Puluhan Miliar  “KBRI akan terus melakukan langkah antisipatif guna memastikan keselamatan serta pelindungan WNI di wilayah akreditasi,” lanjut pernyataan tersebut. Situasi cuaca ekstrem ini turut berdampak signifikan terhadap aktivitas transportasi. Diketahui, Rabu (7/1) menjadi hari keenam berturut-turut Belanda dilanda cuaca musim dingin bersalju sekaligus hari keenam terjadinya pembatalan massal penerbangan di Bandara Schiphol. Pada hari tersebut, sedikitnya 718 penerbangan dibatalkan. Sebagai informasi, peringatan Kode Oranye dikeluarkan ketika cuaca berbahaya berpotensi menimbulkan gangguan besar, kerusakan, atau cedera serius akibat salju dan jalan licin. Sementara Kode Kuning menunjukkan tingkat risiko sedang yang tetap membutuhkan kewaspadaan ekstra dari masyarakat. Pilihan Redaksi: PR Sistemik: Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Harus Direformasi Total 

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#Belanda#Cuaca Ekstrem#Kemlu#WNI
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.