VOICE Indonesia
HOT
Ketenagakerjaan

61 Lulusan Vokasi KKP Diberangkatkan ke 5 Negara

M. Rizki - VOICEIndonesia.co2 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Voga KKP
Pelepasan puluhan lulusan Ocean Institute of Indonesia (OII) tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Irwan Meilano, dalam kegiatan Vocational Goes to Actors (VOGA) 2026 di Kantor KKP, Gambir, Jakarta Pusat.(Foto: Voiceindonesia.co)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Sebanyak 61 lulusan pendidikan vokasi kelautan dan perikanan diberangkatkan untuk bekerja di lima negara, yakni Taiwan, Jepang, Suriname, Korea Selatan, dan Malaysia. Penempatan ini menjadi salah satu upaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuka peluang bagi tenaga kerja Indonesia untuk bersaing di pasar kerja internasional.

Pelepasan puluhan lulusan Ocean Institute of Indonesia (OII) tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Irwan Meilano, dalam kegiatan Vocational Goes to Actors (VOGA) 2026 di Kantor KKP, Gambir, Jakarta Pusat.

Dari total 61 lulusan, sebanyak 27 orang akan bekerja di Taiwan, 22 orang di Jepang, enam orang di Suriname, lima orang di Korea Selatan, dan satu orang di Malaysia.

Mereka berasal dari berbagai program pendidikan, terdiri atas 44 lulusan program perikanan tangkap, tujuh lulusan budidaya, serta 10 lulusan pengolahan hasil perikanan.

Irwan mengatakan, pemberangkatan para lulusan tersebut merupakan bagian dari transformasi pendidikan vokasi di lingkungan KKP sekaligus upaya mempertemukan lembaga pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Menurutnya, KKP memiliki 11 akademi dan politeknik yang sedang diarahkan untuk bertransformasi menjadi Ocean Institute of Indonesia atau Institut Kelautan Indonesia.

"Pada kesempatan kali ini, kami memperkenalkan proses transformasi pendidikan yang berada di bawah KKP. Kami memiliki akademi dan politeknik yang jumlahnya ada 11 dan akan ditransformasi menjadi OII atau Ocean Institute of Indonesia," kata Irwan.

Ia menjelaskan, kegiatan VOGA 2026 juga menjadi wadah untuk mempertemukan para peserta didik dan lulusan pendidikan vokasi dengan pelaku industri. Melalui pertemuan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memahami perkembangan kebutuhan tenaga kerja serta praktik yang diterapkan di dunia industri.

Dalam kegiatan tersebut, terdapat 10 perusahaan yang hadir untuk memberikan gambaran mengenai perkembangan industri dan kebutuhan kompetensi tenaga kerja.

"Kami pertemukan anak didik Institut Kelautan Indonesia dengan dunia usaha dan dunia industri. Perusahaan akan menjelaskan bagaimana praktik yang berkembang di dunia industri sehingga mahasiswa bisa mengetahui apa yang sedang berjalan," ujarnya.

Tidak hanya memberikan kesempatan kerja, Irwan menyebut keterlibatan industri juga penting untuk memberikan masukan terhadap pengembangan kurikulum pendidikan vokasi KKP.

Dengan demikian, materi pembelajaran di kampus dapat disesuaikan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan industri kelautan dan perikanan.

"Secara alamiah, kami ingin dunia industri memberikan masukan kepada kami, apa yang sedang berjalan, perubahan apa yang sedang terjadi. Itu akan menjadi masukan bagi perbaikan kurikulum di kampus-kampus di bawah KKP," jelasnya. (rnm)

Pilihan Redaksi

Mukhtarudin Gandeng Barantin Perkuat Pelindungan Pekerja MigranPekerja Migran Indonesia

Mukhtarudin Gandeng Barantin Perkuat Pelindungan Pekerja Migran

VOICE Indonesia· 03 November 2026
##voga #kkp #pmi #kerja #tenagakerja #buruh
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.