VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Data TKA Jadi Acuan Pemerintah Siapkan SDM Sesuai Kebutuhan Pasar

Afifah - VOICEIndonesia.coEditor: Abdulloh Hilmi2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli(Foto: dok./voiceindonesia.co/ist)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan data tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia dapat menjadi salah satu acuan pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) sesuai kebutuhan dunia kerja.

Menurut Yassierli, data tersebut dapat memberikan gambaran mengenai jenis pekerjaan dan keahlian yang banyak dibutuhkan dunia usaha dan industri.

“Kalau kita punya data yang cukup baik, kita akan bisa melihat TKA itu banyaknya pada pekerjaan apa. Oh, ternyata banyaknya pada process engineer dan macam-macam. Artinya pasar kerja sedang membutuhkan (tenaga kerja di bidang) ini,” ujar dia di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Yassierli menjelaskan data TKA dapat menunjukkan jenis pekerjaan yang banyak diisi oleh tenaga kerja asing. Informasi tersebut kemudian dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja Indonesia sesuai kebutuhan pasar kerja.

Menurut dia, data tersebut juga dapat membantu pemerintah mengidentifikasi jabatan atau keterampilan yang berpotensi menjadi kebutuhan penting pada masa mendatang.

Informasi itu, lanjutnya, dapat digunakan institusi pendidikan untuk menyesuaikan penyiapan kompetensi dengan kebutuhan dunia kerja.

“Bisa jadi ke depan kita merencanakan critical occupation list, istilahnya jabatan-jabatan kritikal ke depan. Dan institusi pendidikan pasti menunggu informasi ini,” ujarnya.

Yassierli menambahkan, validasi penggunaan TKA tidak hanya berkaitan dengan proses administratif. Pemerintah juga perlu memperhatikan informasi mengenai pekerjaan, kualifikasi, tenaga pendamping, serta pelaksanaan alih keahlian dan teknologi.

“Informasi mengenai pekerjaan, kualifikasi, pendamping, serta pelaksanaan alih keahlian dan teknologi perlu diperhatikan agar penggunaan TKA turut memberikan nilai tambah bagi peningkatan kapasitas tenaga kerja Indonesia,” kata Yassierli.

Selain itu, Yassierli menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan informasi penggunaan TKA.

Menurut dia, data penggunaan TKA di daerah dapat melengkapi gambaran kebutuhan tenaga kerja secara nasional sekaligus mendukung pengambilan kebijakan ketenagakerjaan berbasis data.

“Dengan data yang baik, data yang akurat, data yang cukup, kita akan bisa menyusun kebijakan yang berbasis data,” ujar dia. (af)

Ringkasan AI

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan data tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia dapat menjadi salah satu acuan pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) sesuai kebutuhan dunia kerja. Menurut Yassierli, data tersebut dapat memberikan gambaran mengenai jenis pekerjaan dan keahlian yang banyak dibutuhkan dunia usaha dan industri.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Presiden Prabowo Pantau Penanganan Karhutla, Sisa 209,78 Hektare Terus DipadamkanNasional

Presiden Prabowo Pantau Penanganan Karhutla, Sisa 209,78 Hektare Terus Dipadamkan

Kiky· 23 September 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.