
Festival Sinema Australia Indonesia Konsisten Lahirkan Sineas Berkualitas

Baca Juga : Jumbo Jadi Pintu Gerbang Baru Sineas Film Indonesia Ekspansi ke Pasar Internasional Senada dengan itu, Chris Lie yang hadir sebagai pembicara menyampaikan bahwa program Australia Awards telah memberi dampak yang jauh melampaui transfer ilmu teknis. Ia menyebut pertemuan dengan para sineas, dosen, dan pemangku kebijakan Australia membuka perspektif baru tentang bagaimana sebuah ekosistem film yang sehat bisa dibangun. "Di sana saya belajar banyak mengenai teknik dan juga funding dan juga kebijakan-kebijakan pemerintah Australia dalam membantu ekosistem perfilman di Australia. Dan di mana hal itu telah membuka mata saya dan juga menambah ilmu saya untuk berkarya lebih banyak lagi," ujar Chris. Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier turut mengonfirmasi bahwa program pengembangan kapasitas ini akan terus berlanjut. Pertengahan tahun ini, pemerintah Australia bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif akan menghadirkan kembali program Australia Awards, kali ini dengan fokus pada pelatihan hak kekayaan intelektual di sektor animasi. "Inisiatif ini bertujuan memastikan industri kreatif Indonesia berkembang seiring dengan pengetahuan yang diperlukan untuk tumbuh dan bersaing dalam ekonomi kreatif global," kata Rod Brazier. Chris juga menyatakan keyakinannya bahwa FSAI dan Australia Awards akan terus menjadi katalis lahirnya karya-karya berkualitas dari sineas Indonesia. "Hingga saat ini telah banyak film berkualitas di Indonesia yang lahir dari sineas yang merupakan alumni dari Australia. Dengan adanya FSAI, Australia Awards Indonesia, serta berbagai program lainnya dari pemerintah Australia, saya yakin akan lebih banyak lagi karya hasil dari sineas lulusan dari Australia yang menghasilkan karya-karya yang bermutu di Indonesia," katanya. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Pahlawan Devisa Terancam Pancung, Presiden Jangan Hanya Menonton!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



