
KPK Dalami Keterlibatan Anak Usaha Telkom dalam Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Lingkaran tersangka kasus korupsi proyek digitalisasi SPBU Pertamina semakin lebar. KPK kini mendalami keterlibatan PT Finnet Indonesia, anak usaha PT Telkom Indonesia, dalam rantai proses pengadaan perangkat electronic data capture pada proyek tersebut.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan VP Business Development PT Finnet Indonesia berinisial DON sudah diperiksa sebagai saksi pada Kamis (18/6/2026).
"Penyidik mendalami pengetahuan yang bersangkutan terkait PT Finnet Indonesia sebagai anak usaha Telkom yang masuk pada rantai proses pengadaan EDC pada proyek digitalisasi SPBU," ujar Budi, pada Jumat (19/6/2026).
KPK sudah memulai penyidikan kasus ini sejak September 2024, mencakup periode proyek 2018 hingga 2023 di PT Pertamina. Tiga tersangka sudah ditetapkan, meski identitas ketiganya belum sepenuhnya diumumkan ke publik.
Yang sudah terungkap, salah satu tersangka adalah Elvizar, Direktur PT Pasifik Cipta Solusi, yang juga tersangka dalam kasus terpisah terkait pengadaan mesin EDC di PT BRI periode 2020-2024. Dua tersangka lainnya adalah mantan direksi Telkom berinisial DR dan mantan pegawai Telkom berinisial WR.
Penyidikan kasus ini sudah memasuki tahap akhir sejak Agustus 2025, dengan penghitungan kerugian keuangan negara bersama BPK yang masih berlangsung. Munculnya nama anak usaha Telkom dalam pemeriksaan terbaru menunjukkan jaringan korupsi dalam proyek digitalisasi SPBU ini menjangkau lebih jauh dari yang sebelumnya terungkap.
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



