
BP2MI Gandeng PT Pos Indonesia Untuk Pengiriman Dokumen dan Barang
VoiceIndonesia.co - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk pengiriman dokumen dan barang pada Jumat, 25 Agustus 2023.
Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Faizal Rochmad Djoemadi menjelaskan bahwa saat ini PT Pos memiliki jaringan yang tersebar di Indonesia sebanyak 24.000 titik layanan.
Menurut Faizal adanya kerja sama antara BP2MI dengan Pos Indoneisa sudah tepat karena Pos memiliki standar logistik yang diatur undang-undang.
"Sudah tepat BP2MI bekerja sama dengan PT Pos Indonesua dalam kegiatan logistik. Beda dengan swasta, PT Pos Indonesia mempunyai standar logistik yang diatur undang-undang, serta memiliki komitmen menjaga kerahasiaan negara," kata Faizal.
Sekretaris Utama BP2MI, Rinardi berharap kerja sama ini dapat menjadi jajakan untuk kerja sama berikutnya, bagi logistik barang Pekerja Migran Indonesia yang tersebar di seluruh dunia.
"Per Agustus 2023 ini, BP2MI telah menangani 3.500 lebih Pekerja Migran Indonesia yang sakit, serta 2.200 lebih pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia," ungkap Rinardi.
Rinardi menambahkan bahwa Pemerintah punya amanat untuk mengantarkan barang-barang mereka sampai daerah asal mereka. Menjadikan BP2MI sebagai mitra dari PT Pos Indonesia adalah langkah yang tepat.
Selain menilik BP2MI dan PT Pos Indonesia dari sisi penyediaan jasa pengiriman, Rinardi mengaku punya kenangan sendiri tentang logo lama PT Pos Indonesia yang bergambar merpati tersebut.
“Amplop berlogo merpati mempunyai memori tersendiri bagi saya dan keluarga saya ketika kuliah dulu. Merpati tersebut adalah bentuk komunikasi kami yang terpisah antar pulau. Tetapi zaman terus maju, perubahan logo PT Pos Indonesia diharapkan akan membentuk prestasi dan memori baru untuk generasi muda,” Pungkas Rinardi.
Diketahui di Indonesia, Pos Indonesia memiliki sebanyak 24.000 titik layanan. Titik layanan tersebut menjangkau 100 persen kota kabupaten, hampir 100 persen jangakauan di tingkat kecamatan, 42 persen jangkauan kelurahan dan desa serta 940 lokasi transmigasi terpencil di Indonesia.
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



