VOICE Indonesia
Nasional

Cegah Keracunan Massal, Pengawasan Program MBG Didorong Lebih Ketat

Afifah - VOICEIndonesia.co
Cegah Keracunan Massal, Pengawasan Program MBG Didorong Lebih Ketat
Cegah Keracunan Massal, Pengawasan Program MBG Didorong Lebih Ketat
VOICEINDONESIA.CO, Bandar Lampung – Anggota Komisi IX DPR RI Rahmawati Herdian meminta agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dilakukan dengan pengawasan ketat. Hal ini bertujuan agar pelaksanaan di lapangan benar-benar tepat sasaran dan mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat secara optimal di berbagai daerah. Rahmawati menjelaskan bahwa MBG merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan persoalan gizi buruk yang masih menjadi pekerjaan rumah besar di Indonesia.

Baca Juga: Skandal Impor Barang KW di Bea Cukai Pakai Modus Lama  Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga memerlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, yayasan, serta mitra penyedia untuk memastikan standar keamanan pangan terpenuhi. "Tentunya, pengawasan ketat terhadap MBG dari pihak-pihak terkait sangat penting supaya pelaksanaan di lapangan tepat sasaran," katanya di Kota Bandar Lampung, Minggu (15/2/2026). Selain perbaikan gizi, ia menilai program ini memiliki efek ganda terhadap perekonomian lokal melalui pelibatan pelaku usaha daerah dan penyedia bahan pangan setempat. Namun, ia memberikan catatan serius mengenai faktor keamanan pangan agar insiden medis yang merugikan masyarakat tidak terulang kembali di masa mendatang. Baca Juga: Kelompok Ibu Hamil dan Balita Jadi Prioritas Utama MBG "Kami berharap tidak ada lagi insiden seperti kasus keracunan makanan yang dapat merugikan para penerima manfaat program ke depannya," kata dia. Lebih lanjut, Rahmawati menegaskan bahwa kejadian keracunan yang pernah terjadi harus menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperbaiki tata kelola dan sistem pengawasan distribusi makanan. Ia meyakini bahwa dengan evaluasi yang jujur, pemerintah dapat menemukan solusi terbaik untuk mengatasi berbagai tantangan logistik maupun pendanaan. “Melalui evaluasi dari kejadian yang ada, kita harus menemukan solusi terbaik untuk mengatasi berbagai tantangan, baik dari sisi logistik, pendanaan, maupun sumber daya manusia,” katanya. Sebagai penutup, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keberlangsungan dan kualitas pelaksanaan program ini. (af/hi) Pilihan Redaksi: Menteri Mukhtarudin Harus Tegas, Singkirkan Calon Atase Rekanan Mafia!

Baca Berita Lainnya di Google News 

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#DPR#MBG
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.