
Cegah Keracunan Massal, Pengawasan Program MBG Didorong Lebih Ketat

Baca Juga: Skandal Impor Barang KW di Bea Cukai Pakai Modus Lama Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga memerlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, yayasan, serta mitra penyedia untuk memastikan standar keamanan pangan terpenuhi. "Tentunya, pengawasan ketat terhadap MBG dari pihak-pihak terkait sangat penting supaya pelaksanaan di lapangan tepat sasaran," katanya di Kota Bandar Lampung, Minggu (15/2/2026). Selain perbaikan gizi, ia menilai program ini memiliki efek ganda terhadap perekonomian lokal melalui pelibatan pelaku usaha daerah dan penyedia bahan pangan setempat. Namun, ia memberikan catatan serius mengenai faktor keamanan pangan agar insiden medis yang merugikan masyarakat tidak terulang kembali di masa mendatang. Baca Juga: Kelompok Ibu Hamil dan Balita Jadi Prioritas Utama MBG "Kami berharap tidak ada lagi insiden seperti kasus keracunan makanan yang dapat merugikan para penerima manfaat program ke depannya," kata dia. Lebih lanjut, Rahmawati menegaskan bahwa kejadian keracunan yang pernah terjadi harus menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperbaiki tata kelola dan sistem pengawasan distribusi makanan. Ia meyakini bahwa dengan evaluasi yang jujur, pemerintah dapat menemukan solusi terbaik untuk mengatasi berbagai tantangan logistik maupun pendanaan. “Melalui evaluasi dari kejadian yang ada, kita harus menemukan solusi terbaik untuk mengatasi berbagai tantangan, baik dari sisi logistik, pendanaan, maupun sumber daya manusia,” katanya. Sebagai penutup, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keberlangsungan dan kualitas pelaksanaan program ini. (af/hi) Pilihan Redaksi: Menteri Mukhtarudin Harus Tegas, Singkirkan Calon Atase Rekanan Mafia!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



