VOICE Indonesia
Nasional

Cegah Love Scamming, Kementerian PPPA Ingatkan Masyarakat Tak Bocorkan Data Pribadi

Afifah - VOICEIndonesia.co
Cegah Love Scamming, Kementerian PPPA Ingatkan Masyarakat Tak Bocorkan Data Pribadi
Cegah Love Scamming, Kementerian PPPA Ingatkan Masyarakat Tak Bocorkan Data Pribadi

VoiceIndonesia.co - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) meminta masyarakat agar berhati-hati dengan orang yang tidak dikenal di dunia maya untuk menghindari kejahatan love scamming.

Diketahui love scamming saat ini sedang marak, dimana modus yang digunakan adalah penipuan berkedok asmara secara daring atau online.

Biasanya pelaku love scamming menaklukkan korban dengan kata-kata cinta atau janji akan menikahi.

Tujuan tersebut untuk mendapatkan keuntungan pribadi berupa uang. Biasanya pelaku akan menghilang jika tujuan sudah tercapai.

Dalam bincang media bertajuk "Cegah Perempuan Terjerat Love Scamming", pada Jumat, 8 September 2023 di Jakarta, Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dalam Rumah Tangga dan Rentan Kementerian PPPA Eni Widiyanti mengingatkan agar mengecek identitas dunia maya agar tidak terjebak love scamming.

"Perlunya kroscek identitas," ujar Eni Widiyanti, dikutip dari ANTARA, Sabtu, 9 September 2023.

📖 Baca Juga ↗Mahasiswa di NTB Berhasil Buat Sate Khas Lombok Jadi Makanan Siap Saji

Eni mengatakan agar jangan mudah percaya dengan orang tidak kenal lalu baik kepada kita.

Eni juga berpesan agar pengguna mesia sosial tidak mencantumkan nomor telpon dan alamat rumah.

Selain itu, pengguna harus mewaspadai jika pelaku meminta password dan username akun pribadi.

"Kan akun kita sering berkaitan, nanti sekali dia masuk ke akun kita, bisa mengakses ke semuanya. Kita jangan pernah lengah, terlena membagikan username, password," ungkap Eni.

Eni juga menambahkan agar masyarakat tidak meremehkan insting.

"Insting itu penting. Apalagi kalau insting kitasudah bicara ini too good to be true. Enggak mungkin ada orang kaya, ganteng, tiba-tiba bilang mau melamar. Apalagi menjanjikan yang indah-indah," ungkapnya.

Eni Widiyanti mengatakan literasi digital yang rendah membuat perempuan rentan tertipu terhadap modus love scamming.

"Literasi digital harus dibarengi dengan pengetahuan bagaimana risiko-risiko masuk ke dunia digital," ungkapnya.

Pilihan Redaksi

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMIPekerja Migran Indonesia

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI

Afifah· 17 July 2026
#Love scamming
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.