
Sejumlah Jurnalis Indonesia Diculik Tentara Israel

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Seorang jurnalis Indonesia dari TV Tempo, Andre Nugroho, diduga mengalami intersepsi oleh militer Israel saat bergabung dalam misi Global Sumud Flotilla yang berupaya menembus blokade Gaza, Palestina.
Andre merekam pesan darurat yang diunggah melalui akun Instagram @tempodotco sebelum dirinya diintersep. Dalam video itu ia meminta masyarakat Indonesia menyebarluaskan kondisinya agar mendapat perhatian dari pemerintah.
"Apabila kawan-kawan melihat video ini, berarti tandanya saya sudah diintersep ataupun diculik oleh zionis Israel," tegas Andre dalam video tersebut dikutip di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Andre secara khusus meminta informasi ini sampai ke telinga Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Luar Negeri Sugiono.
"Saya meminta kawan-kawan untuk share video ini sebanyak-banyaknya seluas-luasnya agar dapat atensi dari Presiden kita Bapak Prabowo Subianto dan Menteri Luar Negeri Bapak Sugiono," pungkasnya.
Andre bukan satu-satunya WNI yang diduga diintersep. Total sembilan warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan mengalami hal serupa dalam misi Global Peace Convoy Indonesia tersebut.
Mereka adalah Thoudy Badai dan Bambang Nuroyono dari Republika, Andre Nugroho dari Tempo, Rahendro Herubowo dari GPCI, serta lima aktivis kemanusiaan yakni Hendro Prasetyo, Andi Angga, Ronggo Wirasanu, Herman Budianto, dan As'ad Aras.
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



