VOICE Indonesia
Nasional

Diduga Lakukan Kekerasan ke Anak, DPR Desak Izin Daycare Jogja Dicabut

Afifah - VOICEIndonesia.co
Diduga Lakukan Kekerasan ke Anak, DPR Desak Izin Daycare Jogja Dicabut
Diduga Lakukan Kekerasan ke Anak, DPR Desak Izin Daycare Jogja Dicabut
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina, mengecam keras aksi kekerasan terhadap puluhan anak di sebuah daycare di kawasan Umbulharjo, Yogyakarta. Arzeti mendesak aparat penegak hukum untuk menjatuhkan sanksi maksimal bagi para pelaku dan meminta pemerintah daerah segera mencabut izin operasional fasilitas tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban. Kasus ini memicu kemarahan publik setelah terungkapnya perlakuan keji terhadap anak-anak, seperti pengikatan tangan dan kaki, penelantaran kebutuhan makan-minum, hingga pembiaran tidur tanpa alas.

Baca Juga: Orang Tua Ungkap Kejanggalan Hingga Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Jogja  “Kami mengecam keras perlakuan kekerasan di daycare Yogyakarta. Ini adalah perbuatan tidak manusiawi dan kejahatan yang tidak bisa ditoleransi sama sekali. Pelaku harus dijatuhi sanksi tegas, termasuk pencabutan izin operasional tempat tersebut agar tidak ada lagi korban di masa depan,” ujar Arzeti, di Jakarta, Minggu (26/4/2026). Legislator asal Jawa Timur ini menekankan pentingnya proses hukum yang transparan dan tanpa kompromi demi memberikan keadilan bagi orang tua korban. Arzeti juga memperingatkan bahwa kekerasan di usia dini dapat menghambat perkembangan emosional dan kognitif anak akibat trauma mendalam yang ditimbulkan. Baca Juga: Keluarga WNI yang Dibajak Perompak Somalia Minta Prabowo Selamatkan  “Pendampingan intensif oleh tenaga profesional, seperti psikolog atau konselor anak, mutlak diperlukan agar trauma yang dialami dapat pulih. Peran orang tua juga krusial dalam mengembalikan rasa aman anak setelah mengalami kejadian tragis ini,” tambah politisi Fraksi PKB ini. Sebagai wakil rakyat yang membidangi kesehatan dan perlindungan anak, Arzeti menegaskan bahwa insiden ini harus menjadi alarm keras bagi pengawasan tempat penitipan anak di seluruh Indonesia. Ia mendesak adanya evaluasi total terhadap standar operasional prosedur (SOP) di setiap daycare guna memastikan keamanan lingkungan bagi anak-anak. “Negara harus hadir memastikan perlindungan maksimal bagi anak-anak dari segala bentuk kekerasan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk memastikan bahwa setiap tempat yang dipercaya untuk menjaga anak-anak adalah lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang,” pungkasnya. (af/hi) Pilihan Redaksi: Hilangnya Paspor Siti: Modus Baru Sindikat TPPO?

Baca Berita Lainnya di Google News 

Pilihan Redaksi

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMIPekerja Migran Indonesia

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI

Afifah· 17 July 2026
#daycare#DPR#Dugaan kekerasan pada anak
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.