
Disnaker Ponorogo gelar Job Fair untuk ribuan lowongan

VOICEIndonesia.co, Ponorogo, Jatim - Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menggelar bursa kerja atau job fair yang menawarkan lebih dari 2 ribu lowongan pekerjaan di berbagai sektor bidang usaha atau perusahaan.
Bursa kerja digelar dua hari, 20-21 September 2024, di Mall Ponorogo City Center (PCC).
"Kami terus berupaya aktif memberikan kesempatan kerja melalui event yang bisa dimanfaatkan oleh angkatan kerja yang saat ini belum bekerja," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi usai meninjau langsung kegiatan bursa kerja di Ponorogo, Sabtu, dilansir dari ANTARA.
Kegiatan itu digelar setiap tahun di Ponorogo, hasil kerja sama Kemnaker dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
Baca Juga: Imigrasi Soetta Tunda Keberangkatan 2.238 WNI Terindikasi TPPO
Anwar Sanusi menyebut kegiatan job fair ini merupakan salah satu terobosan yang efektif untuk mengurangi angka pengangguran di Indonesia.
"Salah satu tujuan job fair ini untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung tanpa perantara, guna mengatasi kesenjangan antara supply tenaga kerja dan demand dari pihak perusahaan.
Anwar juga menyebutkan angka pengangguran terbuka saat ini di Indonesia mencapai 4,82 persen.
Sedangkan untuk Kabupaten Ponorogo berada di bawah rata rata nasional yakni 4,7 persen.
Baca Juga: Sekjen Kemnaker Tegaskan Pentingnya Penciptaan Ekosistem Ketenagakerjaan yang Berkualitas
Oleh sebab itu, pihaknya akan terus melakukan berbagai langkah upaya penekanan angka pengangguran, salah satunya dengan menggelar bursa kerja.
"Ini merupakan tantangan yang mesti kita hadapi, bagaimana tugas kita agar angka pengangguran terbuka bisa kita tekan, dan salah satunya melalui job fair ini," ujarnya
Sementara itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menambahkan angka pengangguran 4,7 persen tersebut jika dihitung kurang lebih 27 ribu jiwa.
Meskipun demikian, kata dia, angka itu lebih baik jika dibandingkan dengan sebelumnya yakni 5,51 persen.
"Target kita di bawah 3 persen, nah untuk target tersebut tentu ada formula yang nanti kita rumuskan, contohnya job fair ini lalu kita punya BLK, maka mimpi besar kami tahun depan angka pengangguran terbuka di Ponorogo 3 persen," katanya.*
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



