Ditjen Imigrasi Belum Dapat Info Resmi KPK Terkait OTT Imigrasi Jakarta Barat
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko menyebut pihaknya masih menunggu rilis resmi KPK sebelum bisa memberikan tanggapan lebih jauh.
"Apakah terkait dengan Hayam Wuruk, apakah kaitannya dengan yang lain, apa ini masalah yang lama keterkaitannya dengan Kemenaker yang dulu pengembangan dari sana. Kami belum begitu jelas, jadi kalau sudah jelas, baru bisa kami tanggapi," ujar Hendarsam, Rabu (3/6/2026).
Pertanyaan itu muncul karena sebelumnya Ditjen Imigrasi tengah menangani kasus penangkapan 320 WNA yang terlibat jaringan internasional judi daring di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta. Dari kasus itu, 15 orang sponsor atau penjamin para WNA sudah diperiksa, namun perkembangannya belum diungkap.
KPK sendiri memastikan OTT ini berkaitan dengan pengurusan KITAP dan KITAS, izin tinggal resmi bagi warga negara asing di Indonesia. Selain Kepala Imigrasi Jakarta Barat, KPK juga masih memburu Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim yang disebut berkaitan dengan rangkaian operasi yang sama.
Pilihan Redaksi
Resor Mewah di UEA Siap Serap Fresh Graduate Sekolah Pariwisata RI
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) membidik peluang penempatan ratusan tenaga kerja asal Indonesia di proyek megaproyek resor mewah kawasan Ras Al Khaimah, Uni Emirat Arab (UEA). Sektor hospitality internasional ini dibuka lebar untuk memfasilitasi penyerapan lulusan baru (fresh
Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.
Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

















