
DPR: Pengangkatan PPPK Jadi PNS Berpotensi Tambah Beban Negara

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayudamengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam menanggapi desakan isu pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK)menjadi pegawai negeri sipil (PNS) secara massal.
Menurut Rifqi, kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan beban berat terhadap keuangan negaradan harus dikaji secara menyeluruh sebelum diputuskan.
“Kalau kita penerimaan PPPK jadi PNS, oke. Kesatu, jadi beban keuangan negara,” ujar Rifqi dalam pernyataannya yang dikutip dari kanal YouTube TVR Parlemen, Sabtu (1/11/2025).
Baca Juga: Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Pelaksana Program MBGIa menegaskan bahwa perubahan status PPPK bukan sekadar persoalan administratif, tetapi memiliki dampak luas terhadap struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Yang kedua, punya dampak apa, penerimaan CPNS dari fresh graduate,” lanjutnya.
Rifqi menjelaskan, jika seluruh PPPK langsung diangkat menjadi PNS, maka akan terjadi vakum dalam rekrutmen ASN baru dari kalangan lulusan perguruan tinggi.
Hal ini, menurutnya, bisa mengganggu regenerasi birokrasi di masa mendatang.
Baca Juga: Ini Cara Polda Bali Perketat Pengawasan WNA“Anak-anak kita, adik-adik kita yang baru lulus kuliah itu akan teredukasi mungkin 5 sampai 7 tahun, kita tidak akan vakum ada penerimaan,” tegasnya.
Politisi asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu juga mengingatkan agar kebijakan terkait ASN tidak diambil karena tekanan politik jangka pendek.
Setiap keputusan, katanya, harus mempertimbangkan keadilan sosial dan kemampuan fiskal negara.
“Semua harus kami pertimbangkan. Kami memahami aspirasi, tapi semua harus diputuskan secara holistik,” ujar Rifqi.
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



